JAKARTA, METROSELEBES.COM – Program Cek Kesehatan Gratis yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) berhasil menarik lebih dari 5.335.002 peserta hingga 12 Mei 2025.
Program ini tersebar di 509 kabupaten/kota dan dilaksanakan di 9.860 puskesmas di seluruh Indonesia.
Yang mengejutkan, hasil rekapitulasi awal menunjukkan tingginya kasus hipertensi dan diabetes, dua penyakit diam-diam yang kerap dijuluki sebagai silent killer.
Baca Juga: Sekolah Garuda Menetas di Ujung Negeri: Revolusi dari Sabang sampai Merauke
Kedua kondisi ini diketahui menjadi penyebab utama stroke, serangan jantung, dan penyakit ginjal.
“Banyak peserta yang tidak menyadari bahwa mereka hidup dengan tekanan darah tinggi atau kadar gula yang tak normal.
Karena tidak bergejala, penyakit ini sering tak terdeteksi sampai muncul komplikasi berat,” ungkap perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI dalam rilis resminya.
Kemenko PMK juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya berlaku saat hari ulang tahun saja, melainkan bisa dimanfaatkan sepanjang tahun 2025.
Baca Juga: SRIKANDI Digital: Senyap Tapi Mengubah Arah Sejarah Arsip Nasional
Pemerintah menyebutnya sebagai “kado kesehatan” untuk rakyat Indonesia, dan masyarakat diimbau segera memanfaatkan kesempatan ini selama kuota masih tersedia.
Pentingnya deteksi dini kembali menjadi sorotan.
Artikel dari World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa lebih dari 1,28 miliar orang dewasa di dunia menderita hipertensi, namun hampir 46% dari mereka tidak menyadarinya.
Ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran untuk rutin memeriksakan kesehatan, meskipun merasa sehat.
Artikel Terkait
Koordinat Harun Masiku Sudah Diketahui, Tapi KPK Belum Bertindak: Ada Apa?
Negosiasi Damai Rusia–Ukraina Kembali Buntu, Tuntutan Moskwa Dianggap Tak Masuk Akal
Gaji Rp15 Juta Bisa Jadi Tolak Ukur Negara Maju, Menkes Soroti Peran Gaya Hidup Sehat
Tragedi Wisata Di Tawangmangu, Elf Rombongan Bojonegoro Kecelakaan, 5 Orang Tewas
Masih Canggung, Maxime Bouttier Akui Tak Percaya Bisa Nikahi Luna Maya
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Gentar Berantas Korupsi: Saya Hanya Ingin Tinggalkan Nama Baik
Industri Asuransi Nasional Tertekan, Dampak Turbulensi Global Diprediksi Berlanjut
Balap Moge Mengguncang PIK, HI-DRONE3 Jadi Magnet Baru Otomotif Nasional
SRIKANDI Digital: Senyap Tapi Mengubah Arah Sejarah Arsip Nasional
Sekolah Garuda Menetas di Ujung Negeri: Revolusi dari Sabang sampai Merauke