Naik Kelas Karena Bansos? Ini Strategi Mengejutkan Pemerintah

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 15 Mei 2025 | 12:20 WIB
Istilah “Naik Kelas Karena Bansos” mungkin terdengar mengejutkan, namun inilah strategi terbaru Kementerian Sosial di bawah kepemimpinan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. (Instagram kemensosri)
Istilah “Naik Kelas Karena Bansos” mungkin terdengar mengejutkan, namun inilah strategi terbaru Kementerian Sosial di bawah kepemimpinan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. (Instagram kemensosri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Istilah “Naik Kelas Karena Bansos” mungkin terdengar mengejutkan, namun inilah strategi terbaru Kementerian Sosial di bawah kepemimpinan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri.

Dalam unggahan resmi @kemensosri, Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan sosial (bansos) bersifat sementara dan merupakan langkah penyelamatan awal.

Namun, lebih dari itu, tujuan utama bansos adalah mendorong kemandirian dan memberdayakan masyarakat.

Baca Juga: Strategi Tripartit DPD RI Bongkar Potensi Sengketa Wilayah Lewat RUU Sulawesi-Gorontalo

“Bansos Sementara, Berdaya Selamanya,” kata Gus Ipul dalam satu kesempatan, menekankan bahwa para penerima bansos harus naik kelas, artinya bertransformasi menjadi warga negara yang produktif dan tidak bergantung terus-menerus pada bantuan.

Kementerian Sosial mengimplementasikan komitmen ini melalui berbagai program pemberdayaan.

Di antaranya adalah pelatihan keterampilan dan dukungan permodalan, agar bantuan yang diberikan hari ini menjadi pijakan untuk masa depan yang lebih mandiri.

Langkah ini dianggap penting agar masyarakat tak hanya menjadi penerima bantuan, tapi juga menjadi agen perubahan dalam lingkungannya.

Baca Juga: Dijuluki Sahabat Strategis, Prabowo Terima Penghargaan Langka dari Sultan Brunei

Langkah ini juga diperkuat oleh data dan praktik baik yang telah dilakukan oleh Kementerian Sosial sebelumnya, seperti dalam program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) dan pelatihan kewirausahaan sosial di berbagai daerah.

Program-program ini membuktikan bahwa dengan pelatihan yang tepat, penerima bansos bisa menjadi pelaku usaha mikro yang sukses.

Dengan konsep “naik kelas karena bansos”, pemerintah ingin menghapus stigma negatif terhadap bantuan sosial. Kini, bansos bukan lagi sekadar “bantuan”, tapi sebuah investasi sosial untuk masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X