Rahasia Segar Pagi Hari: Dokter Ini Ungkap Efek Mengejutkan dari Jeruk Bali yang Jarang Diketahui!

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 12 Mei 2025 | 12:55 WIB
Jeruk bali atau grapefruit, Yang biasa juga ikenal dengan jeruk pamelo, buah sitrus yang pernah merajai dunia diet Hollywood sejak tahun 1930-an, ke (Screnshoot  YouTube)
Jeruk bali atau grapefruit, Yang biasa juga ikenal dengan jeruk pamelo, buah sitrus yang pernah merajai dunia diet Hollywood sejak tahun 1930-an, ke (Screnshoot YouTube)

 

METROSELEBES.COM - Jeruk bali atau grapefruit, Yang biasa juga dikenal dengan jeruk pamelo, buah sitrus yang pernah merajai dunia diet Hollywood sejak tahun 1930-an, kembali menarik perhatian setelah seorang dokter keluarga bersertifikat gizi nasional mengungkap efek mengonsumsinya setiap pagi selama tujuh hari berturut-turut.

Dalam eksperimennya, sang dokter mengonsumsi setengah hingga satu jeruk bali merah setiap pagi tanpa tambahan gula.

Awalnya, rasanya menyegarkan dan menjadi pengganti sarapan yang ringan.

Namun, seiring waktu, keasaman jeruk bali mulai terasa mengganggu, menandakan pentingnya variasi dalam konsumsi buah.

Baca Juga: Alpukat Ternyata Bukan Sekadar Buah: Fakta Mengejutkan di Balik Daging Lembutnya

Kaya Nutrisi, Efektif Cegah Lapar

Dari sisi gizi, jeruk bali mengandung vitamin C, A, serat, air, kalium, dan antioksidan kuat seperti likopen serta flavonoid. Dalam satu porsi, Anda sudah mendapatkan sekitar 50% kebutuhan harian vitamin C, yang penting untuk daya tahan tubuh dan kesehatan kulit.

Efek paling menonjol dari kebiasaan pagi ini adalah pengendalian nafsu makan. Kandungan air dan serat membuat perut cepat kenyang. Penelitian dari Journal of Medicinal Food membuktikan bahwa peserta yang makan jeruk bali sebelum makan mengalami penurunan berat badan lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Konsep ini dikenal sebagai “preload,” yakni konsumsi makanan rendah kalori tapi tinggi volume sebelum makan utama.

Baca Juga: Rasanya Manis, Khasiatnya Fantastis! Ini Rahasia Sehat di Balik Nanas dan Nastar

Wajah Lebih Cerah dan Terhidrasi

Tidak hanya dari dalam, manfaat jeruk bali juga terasa pada kulit. Setelah seminggu konsumsi rutin, sang dokter melihat perbedaan pada kulitnya yang tampak lebih cerah dan lembap. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian dari jurnal Nutrients, yang menyebutkan vitamin C berperan penting dalam produksi kolagen dan mencerahkan kulit.

Bahaya Tersembunyi: Jangan Abaikan Interaksi Obat

Meski menjanjikan, konsumsi jeruk bali tidak cocok untuk semua orang. Menurut FDA (Badan Obat dan Makanan AS), jeruk bali bisa menghambat enzim CYP3A4 yang membantu memetabolisme banyak obat. Akibatnya, kadar obat dalam darah bisa naik drastis dan menyebabkan efek samping serius. Obat yang dapat terpengaruh antara lain:

Simvastatin dan atorvastatin (obat kolesterol),

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X