Pemangkasan cabang mati, terinfeksi, atau tidak produktif perlu dilakukan secara berkala.
Hal ini memungkinkan nutrisi tanaman terdistribusi secara efisien ke bagian pohon yang lebih produktif.
4. Pemupukan
Gunakan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang untuk memperkaya tanah.
Tambahkan pupuk NPK sesuai takaran agar mendukung pertumbuhan daun, batang, dan buah secara seimbang.
Baca Juga: Rasanya Manis, Khasiatnya Fantastis! Ini Rahasia Sehat di Balik Nanas dan Nastar
5. Pengendalian Hama dan Penyakit
Waspadai hama seperti penggerek buah dan kutu daun.
Terapkan pestisida alami atau biopestisida untuk pengendalian yang lebih ramah lingkungan.
Pencegahan terhadap penyakit seperti busuk buah dan kanker batang juga wajib dilakukan.
6. Penanaman Pelindung
Kakao tidak tahan terhadap sinar matahari langsung secara terus-menerus.
Baca Juga: Bukan Cuma Santan! Ternyata Kelapa Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Ini Buktinya
Gunakan pohon pelindung seperti pisang atau lamtoro untuk menciptakan naungan alami dan menjaga kelembapan lingkungan.
7. Penyerbukan Alami dan Buatan
Artikel Terkait
Cokelat Mahal, Afrika Gagal Panen, Indonesia Diuntungkan
PSG Libas Semua Wakil Inggris di Liga Champions: Dominasi Mutlak yang Mengguncang Eropa
Cengkeh 2025: Emas Hijau dari Sulawesi Tengah yang Siap Mengguncang Pasar Ekspor Dunia
JAECoo C7 Resmi Debut di Indonesia, SUV Pintar Rasa Eropa Harga Lokal
CHELSEA DI AMBANG SEJARAH: SATU LANGKAH LAGI UNTUK JADI KLUB PERTAMA YANG MENJUARAI SELURUH KOMPETISI UEFA
Bukan Cuma Santan! Ternyata Kelapa Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Ini Buktinya
Lamine Yamal Sebut Bukayo Saka sebagai Pemain Favorit di Luar Barcelona, Ingin Main di Old Trafford dan Anfield
Rahasia Buah-Buahan Penurun Kolesterol, Cocok untuk Menyeimbangkan Menu Lebaran yang Berlemak
Rasanya Manis, Khasiatnya Fantastis! Ini Rahasia Sehat di Balik Nanas dan Nastar
Minyak Kelapa vs Minyak Sawit: Mana yang Lebih Sehat dan Stabil untuk Menggoreng?