Menjelang pertengahan 2025, dunia pertanian Indonesia kembali digairahkan oleh komoditas lama yang kini menunjukkan potensi luar biasa—cengkeh.
Di tengah perubahan iklim dan tantangan pasar global, cengkeh justru menguat sebagai primadona baru, terutama di wilayah Sulawesi Tengah seperti Palu, Donggala, dan sekitarnya.
Sejumlah faktor mendukung kebangkitan cengkeh ini, mulai dari harga yang menguat, permintaan ekspor tinggi, hingga potensi besar di tingkat lokal.
Baca Juga: Cokelat Mahal, Afrika Gagal Panen, Indonesia Diuntungkan
Sinyal Positif Bagi Petani, Harga cengkeh kering mengalami lonjakan signifikan di berbagai daerah Indonesia.
Di Natuna, Kepulauan Riau, harga cengkeh kering naik drastis dari Rp87.000 menjadi Rp110.000 per kilogram. Sementara itu, di Borobudur, Jawa Tengah, harga cengkeh kering menyentuh angka Rp100.000 per kilogram, dan cengkeh basah dihargai Rp25.000/kg.
Kenaikan harga ini menjadi peluang besar bagi petani yang sebelumnya sempat enggan menanam cengkeh karena fluktuasi pasar.
Cengkeh Indonesia dikenal karena kualitasnya yang tinggi, terutama aroma kuat dan kandungan minyak atsirinya yang khas.
Negara-negara seperti India, Arab Saudi, dan Singapura menjadi pelanggan tetap komoditas ini. Di India, cengkeh digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan sebagai bahan utama dalam industri makanan dan rokok herbal.
Menurut data Badan Karantina Pertanian, volume ekspor cengkeh dari Indonesia pada kuartal pertama 2025 naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya.
Di wilayah seperti Palu dan Donggalamaupun Parigioutong memiliki agroklimat yang sangat mendukung budidaya cengkeh, termasuk suhu ideal, curah hujan moderat, dan struktur tanah vulkanik yang subur. Beberapa petani telah mulai menanam ulang cengkeh di lahan tidur, mengantisipasi lonjakan permintaan ekspor dan harga.
Artikel Terkait
Obat Baru Ini Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke hingga 94%—Tapi Hanya Jika Kamu Punya Faktor Genetik Tersembunyi Ini
Jurus Cerdas Petani Zaman Now: Panen Makin Banyak, Modal Lebih Hemat
Saudara Tak Sebaya Bertemu di Panggung Eropa: Manchester United vs Tottenham Hotspur di Final Liga Europa 2025
Terinspirasi Ronaldo, Begini Sisi Lain Erling Haaland yang Mengejutkan
Bara Lama Menyala Lagi: Krisis India-Pakistan Mengancam Perang Besar
Trump Tarik Diri dari Jalur Damai, AS-Ukraina Kunci Aliansi Ekonomi dan Militer
Mendadak Kaya dari Kebun: 5 Komoditas Perkebunan Ini Melejit Tajam di 2025!
Cokelat Mahal, Afrika Gagal Panen, Indonesia Diuntungkan
PSG Libas Semua Wakil Inggris di Liga Champions: Dominasi Mutlak yang Mengguncang Eropa
JAECoo C7 Resmi Debut di Indonesia, SUV Pintar Rasa Eropa Harga Lokal