JAKARTA, METROSELEBES.COM – Sebanyak 1.967 pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 menyatakan mundur dari proses seleksi usai dinyatakan lulus dalam skema optimalisasi formasi.
Jumlah tersebut menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai spekulasi. Namun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan, semua terjadi sesuai prosedur.
Baca Juga: CASN Tak Lulus Formasi Awal Tak Usah Sedih, Masih Bisa Diterima Lewat Skema Optimalisasi
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bahwa ribuan pelamar yang mundur itu sejatinya merupakan peserta yang tidak lulus di formasi pilihan awal.
Namun karena adanya formasi kosong di instansi yang sama, mereka diberi kesempatan kedua melalui sistem optimalisasi.
“Yang mengundurkan diri sebanyak 1.967 orang itu sebenarnya adalah peserta yang sebelumnya tidak lulus di formasi yang mereka lamar. Kemudian karena ada formasi kosong di instansi yang sama, mereka dialihkan ke sana,” terang Zudan dalam keterangannya.
Sistem Otomatis Berdasarkan Kualifikasi
Skema optimalisasi memungkinkan sistem secara otomatis memindahkan pelamar ke formasi yang belum terisi, selama masih dalam instansi yang sama dan memenuhi kualifikasi.
Contohnya, jika seorang pelamar melamar ke Universitas Jember dan gagal karena kalah saing, sistem bisa menempatkannya ke Universitas Cenderawasih atau Nusa Cendana jika formasi masih tersedia.
Baca Juga: Dana Indonesiana 2025-2026 Resmi Dibuka: Lebih dari 1.000 Pegiat Budaya Berpeluang Dapat Dukungan
Namun, tak sedikit pelamar menolak penempatan karena lokasi jauh atau tunjangan di instansi tujuan lebih rendah dari ekspektasi.
“Pendapatan dosen di beberapa daerah memang masih kecil, dan ada yang tidak sanggup ditempatkan jauh. Itu hak mereka untuk menolak, tapi sistem kami terus berjalan. Ranking berikutnya akan mengisi,” tambah Zudan.
Upaya Pemerintah Hindari Formasi Kosong
Skema optimalisasi ini, menurut BKN, bertujuan mengisi lebih dari 16.000 formasi yang berpotensi kosong karena kurang pelamar atau tidak ada yang lolos nilai ambang batas.
Artikel Terkait
Peserta PPPK Tahap II Ikut Seleksi Kompetensi, Ini 53 Titik Lokasi Disiapkan BKN
Produksi Beras RI Tertinggi di ASEAN, Lampaui Vietnam dan Thailand Menurut USDA 2025
Dana Indonesiana 2025-2026 Resmi Dibuka: Lebih dari 1.000 Pegiat Budaya Berpeluang Dapat Dukungan
Dapur Umum Gaza Nyaris Lumpuh, Ratusan Ribu Warga Terancam Kelaparan Akibat Blokade Israel
Smart Classroom Rp18,9 Triliun: Apa yang Sedang Disiapkan Pemerintah untuk Anak-anak Indonesia?
Dari Ayam hingga Telur, Presiden Prabowo Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Bangsa
Tarif 100% Film Luar Negeri: Peluang atau Ancaman bagi Perfilman Indonesia?
Toyota Avanza 2025 Hadir Lebih Stylish, Canggih dan Nyaman untuk Keluarga Indonesia
Pemerintah Tegaskan: Bantuan Sosial Tidak Boleh Dikaitkan dengan Vasektomi
CASN Tak Lulus Formasi Awal Tak Usah Sedih, Masih Bisa Diterima Lewat Skema Optimalisasi
CHINA & DUNIA KENA IMBAS: TRUMP TEMBAKKAN TARIF BARU UNTUK FILM