DIrektur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid mengimbau jemaah untuk tidak tergiur terhadap tawaran berhaji secara non prosedural dengan menggunakan visa non haji. Sebab, pemerintah Arab Saudi saat ini tengah memperketat aturan terkait visa haji.
“Bagi jemaah yang saat ini sudah berada di Arab Saudi dan ingin masuk ke Makkah untuk berhaji, namun tidak memegang visa haji, hanya punya visa ziarah, sebaiknya tidak memaksakan diri. Sebab, itu tidak sesuai dengan ketentuan Arab Saudi,” pesan Subhan.
“Bagi jemaah pengguna visa ziarah atau lainnya yang saat ini masih di Tanah Air, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk ke Arab Saudi dengan niat berhaji. Visa ziarah bisa digunakan untuk masuk ke berbagai kota di Arab Saudi, tapi tidak untuk ke Makkah sampai 15 Zulhijjah 1445H. Jemaah bisa mendiskusikan hal ini dengan travelnya, termasuk jika ada rencana untuk membatalkan keberangkatannya,” tandas Subhan.***
Artikel Terkait
Serangan Israel ke Rafah Malah Didukung AS, PBB Kutuk Zionis
Berikut Merupakan Tujuh Program Prioritas Kemenag Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah
Presiden Jokowi Takziah ke Rumah Duka Almarhumah Syarifah Salma
Peluang Emas! Seleksi CPNS dan PPPK 2024 Dibuka: Syarat untuk Tenaga Honorer Terungkap
Bangga! Dua Atltet PERSINAS ASAD Wakili Indonesia Pada Ajang ASEAN School Games 2024 di Vietnam