METROSELEBES- Presiden Jokowi begitu sumringah saat melantik Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menggantikan Zainudin Amali beberapa waktu lalu.
Menpora Dito Ariotedjo adalah Menteri dari kalangan milenial yang diyakini mampu mendongkrak prestasi pemuda dan olahraga Indonesia di kancah internasional.
Nyatanya, sang milenial tersandung kasus korupsi BTS di Kominfo serta prestasi yang melempem di ajang Asian Games 2023.
Baca Juga: PALESTINA - ISRAEL TERKINI Zionis Hancurkan Masjid Al Amin Muhammad, Hamas Arak Jenderal Isrel
Belum ada capaian yang signifikan atas kinerja san Menteri Milenial ini.
"Prestasi" yang paling heboh adalah ketika nama sang mentri disebut-sebut terlibat dalam korupsi BTS di Kominfo yang merugikan negara triliunan rupiah.
Sejumlah saksi di persidangan menyatakan bahwa Dito Ariotedjo menerima uang sebesar Rp27 miliar untuk mengatur proses hukum kasus BTS.
Di bidang olahraga, Indonesia sangat melempem di kancah olahraga terbesar di Asia. Indonesia hanya mampu menempati posisi 13 dengan torehan 7 medali emas.
Bulutangkis yang menjadi lambang olahraga Indonesia pun sangat mengecewakan. Tak ada satupun medali dari cabang olahraga ini.
Elite PDIP, Hasto Kristiyanto meminta agar Presiden Jokowi mengevaluasi menterinya ini.
Hasto mengaku sedih dengan capaian Tim Indonesia di Asian Games Guangzhou Cina ini.
Olehnya dia meminta agar seluruh jajaran Kempora dievaluasi.
"Evaluasi menyeluruh jajaran Kemenpora karena tidak berhasil memenuhi harapan bangsa," tegas Hasto Kristiyanto dilansir dari detik.com, Senin 9 Oktober 2023.
Selain elite PDIP, Menpora Dito Ariotedjo juga didesak bersikap gentle untuk mengundurkan diri.