Bisa Bikin Kaya Mendadak, Ternyata Karna Ini Harga Muntahan Paus Bisa Capai Miliaran

photo author
Hamka Andi Tadda, Metro Selebes
- Jumat, 24 Februari 2023 | 22:22 WIB
Nelayan di Barru menemukan benda mirip muntahan paus. (Tangkapan Layar TV Pare)
Nelayan di Barru menemukan benda mirip muntahan paus. (Tangkapan Layar TV Pare)

METROSELEBES.COM - Ambergis atau muntahan paus secara harfiah, ambergris adalah gabungan dari dua kata dalam bahasa latin yaitu ambra dan grisea.

Atau batu ambar berwarna abu-abu. Jika dilihat dari tampilannya, muntahan paus atau ambergis memang berwarna abu-abu kehitaman.

Seiring berjalannya waktu, muntahan yang encer akan mengalami proses kimia setelah terkena air laut yang membuat bentuknya jadi solid seperti batu.

Baca Juga: Awalnya Cari Gurita, Nelayan di Barru Malah Temukan Benda Mirip Muntahan Paus, Harganya Bisa Sampai Miliaran

Muntahan paus adalah benda yang memiliki sifat seperti lilin dan memiliki harga yang sangat mahal di pasaran hususnya di negara-negara teluk.

Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya harga ambergris adalah keberadaannya yang sulit ditemukan.

Ambergris berasal dari usus atau sistem pencernaan paus sperma yang dikeluarkan melalui mulutnya.

Baca Juga: Permalukan Persebaya, PSM Makassar Sapu Bersih Pertandingan di Bulan Februari

Ambergris terbentuk dari bagian hewan yang keras, seperti paruh cumi-cumi dan zat cairan empedu yang mengikatnya.

Lama-kelamaan campuran untuk itu terus terbentuk di dalam pencernaan paus selama bertahun-tahun sebelum dikeluarkan.

Ilmuwan yang berpendapat bahwa ambergris di perut paus bisa membuat usus besar paus terus membesar lima kali lipat dan menyebabkan kematian.

Muntahan paus atau ambergis keluar dari perut paus dalam bentuk bongkahan besar dan kemudian mengapung di lautan.

Baca Juga: Turnamen Futsal Pelajar AFK Palopo 2023 Kick Off Maret, Pesertanya Luwu Raya dan Toraja

Ketika mengapung di lautan dan terkena sinar matahari, ambergris yang mirip kotoran paus berubah mengeras menjadi seperti batu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hamka Andi Tadda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ketahui Proses Metabolisme Air Dalam Tubuh

Kamis, 13 April 2023 | 22:51 WIB

6 Karakteristik Selat Malaka yang Perlu Diketahui

Minggu, 9 April 2023 | 15:37 WIB

Ini Penjelasan Perbedaan Proteksi dan Kuota Impor

Senin, 20 Maret 2023 | 13:50 WIB
X