JAKARTA, METROSELEBES.COM – Investor legendaris dunia, Warren Buffett, kembali jadi perbincangan berkat strategi investasinya yang sederhana namun terbukti ampuh mendatangkan hasil maksimal.
Lewat surat tahunan Berkshire Hathaway tahun 2013, Buffett memperkenalkan konsep strategi 90/10 yang hingga kini dijadikan pedoman oleh banyak investor pemula.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi ke Level 7.894 Usai BI Pangkas Suku Bunga, Saham Jumbo Ikut Melemah
Dalam strategi tersebut, Buffett menyarankan 90 persen dana ditempatkan pada reksa dana indeks S&P 500 berbiaya rendah, sementara 10 persen sisanya dialokasikan pada obligasi pemerintah jangka pendek.
“Pendekatan ini membantu investor yang tidak punya waktu atau kemampuan menganalisis saham satu per satu,” demikian laporan Investopedia yang dikutip pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Bahkan, strategi 90/10 ini dijadikan Buffett sebagai wasiat untuk istrinya. Ia meyakini metode tersebut akan memberikan hasil lebih baik dibanding strategi mahal yang dikelola manajer investasi profesional.
Baca Juga: Mengintip Program Satu Data Indonesia, Proyek Besar Atasi Tumpang Tindih Data Instansi
Keunggulan strategi 90/10 terletak pada keseimbangan antara potensi pertumbuhan jangka panjang melalui pasar saham dan stabilitas dari obligasi. Selain itu, cara ini juga membuat investor tak perlu stres menghadapi gejolak pasar karena portofolio tetap terlindungi.
“Strategi ini bukan hanya memberikan potensi imbal hasil besar, tetapi juga menjaga ketenangan pikiran investor,” ungkap Buffett.
Dengan pendekatan sederhana tersebut, Buffett sekali lagi membuktikan bahwa berinvestasi tidak selalu harus rumit. Justru strategi yang simpel, disiplin, dan konsisten bisa menjadi kunci kesuksesan dalam jangka panjang. ***