internasional

Kei Ishikawa: Ini Kesempatan Terakhir untuk Mengangkat Kisah Generasi Perang Dunia Kedua Jepang

Sabtu, 17 Mei 2025 | 21:13 WIB
Sutradara Kei Ishikawa dan penulis skenario Kazuo Ishiguro berpose saat sesi pemotretan untuk film "A Pale View of Hills" yang berkompetisi dalam kategori Un Certain Regard di Festival Film Cannes ke-78. Source FOTO: Reuters

"Bukan hanya karena novel ini sangat personal, tapi juga karena saat saya menulisnya, baru 35 tahun sejak akhir Perang Dunia Kedua," ujar Ishiguro, penulis kelahiran Jepang yang besar di Inggris.

"Sekarang sudah ada dua generasi setelahnya. Mungkin inilah pertama kalinya rakyat Jepang benar-benar siap untuk menilik kembali pengalaman itu secara jujur."

 

Ishiguro pun memuji keberanian Ishikawa dalam menafsirkan novel ini untuk generasi masa kini.

"Dia membuat film ini untuk generasi hari ini—bahkan generasi yang lebih muda dari dirinya. Dari sebuah 'buku magang', dia mengangkatnya menjadi kisah yang hidup dan relevan," katanya.

 

Baca Juga: Iran Kecam Trump: Bicara Damai tapi Ancam dengan Bom, Pezeshkian dan Khamenei Angkat Suara

 

Lebih jauh, Ishikawa berharap film ini dapat menantang stereotip global mengenai perempuan Jepang yang kerap digambarkan pasif dan tunduk.

"Itu tidak benar. Banyak perempuan kuat pada era itu, dan film ini merekam semangat mereka," ujarnya.

"Kami membuat film ini dari pengalaman nyata kami sendiri, dan saya percaya jika banyak orang menontonnya, itu bisa menyegarkan citra Jepang di mata dunia."

Baca Juga: Trump Cetak Sejarah di UEA: Umumkan Kesepakatan Raksasa $200 Miliar dan Aliansi AI

Dengan A Pale View of Hills, Ishikawa tidak hanya mempersembahkan karya sinematik yang menyentuh, tetapi juga menciptakan jembatan emosional lintas generasi dan lintas budaya—sebuah penghormatan pada sejarah dan manusia yang hidup di dalamnya.

Halaman:

Tags

Terkini