Silfester Matutina Akui Ditelepon Jokowi Sebelum Diperiksa Polisi Terkait Kasus Ijazah

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 07:12 WIB
Potret Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih yang menjalani pemeriksaan polisi terkait tudingan ijazah palsu Jokowi pada Senin, 4 Agustus 2025.  (Foto : Tangkapan layar idfood.co.id)
Potret Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih yang menjalani pemeriksaan polisi terkait tudingan ijazah palsu Jokowi pada Senin, 4 Agustus 2025. (Foto : Tangkapan layar idfood.co.id)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Ketua Umum Solidaritas Merah Putih, Silfester Matutina, mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima telepon langsung dari Presiden ke 7 Joko Widodo (Jokowi) sehari sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya.

Silfester hadir di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin, 4 Agustus 2025, guna memberikan keterangan terkait laporan dugaan ijazah palsu atas nama Jokowi.

Baca Juga: Roy Suryo Siap Rilis Buku Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Pada Hari Kemerdekaan

“Hari ini, saya dan Bang Ade diminta datang untuk memberikan kesaksian dalam penyidikan,” ujar Silfester kepada awak media.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut mencakup tiga poin utama yang dilaporkan oleh Jokowi, yakni dugaan penghasutan, pencemaran nama baik, serta fitnah yang disertai pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“(Penyidikan) mengenai indikasi satu, penghasutan, kedua, pencemaran nama baik, ketiga, fitnah, dan juga manipulasi UU ITE yang dilaporkan oleh Bapak Joko Widodo,” jelasnya.

Baca Juga: Roy Suryo Bongkar Fakta Baru Usai Gelar Perkara Ijazah Jokowi: Ada yang Masih Tertutup

Menariknya, Silfester mengaku sempat berbicara langsung dengan Jokowi melalui sambungan telepon sebelum diperiksa.

“Kemarin Bapak (Jokowi) menelepon saya bahwa beliau baik-baik saja di Solo, bergembira bersama keluarga, dan terus menerima masyarakat,” ungkap Silfester.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa Jokowi tidak terganggu dengan isu-isu yang beredar. “Ini yang membikin Pak Jokowi bergembira,” tambahnya.

Terkait hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menunjukkan 74,6 persen masyarakat tidak percaya dengan isu ijazah palsu Jokowi, Silfester menyambut baik temuan tersebut.

Baca Juga: Michael Sinaga Heran Diperiksa Terkait Skandal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

“Memang saat ini kita bergembira ya, karena masyarakat sekitar 74,6 persen tidak mempercayai ijazah Pak Jokowi palsu,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Silfester datang bersama Ade Darmawan, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradi) Bersatu, yang juga dimintai keterangan sebagai saksi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X