ekonomi-bisnis

Merasa Dipersulit Saat Ajukan Kredit, Keluarga Calon Debitur Soroti Layanan BTN Bulukumba

Selasa, 30 Juni 2026 | 09:33 WIB
Keluarga calon debitur mengeluhkan layanan Bank BTN Cabang Bulukumba yang dinilai tidak memberikan kepastian dalam proses pengajuan kredit.(Dok.Andi Guntur)

Inti berita:

• Keluarga calon debitur mengaku kecewa terhadap layanan Bank BTN Cabang Bulukumba karena menilai proses pengajuan kredit tidak memberikan kepastian, sementara pihak bank disebut meminta dokumen tambahan sebagai bagian dari persyaratan administrasi.

 

METROSELEBES.com, BULUKUMBA - Langkah yang semula diiringi harapan untuk memperoleh fasilitas kredit justru berujung kekecewaan. Seorang keluarga calon debitur mengaku memilih menghentikan proses pengajuan pinjaman di Bank BTN Cabang Bulukumba setelah menilai pelayanan yang diterima tidak memberikan kepastian selama tahapan administrasi.

Keluhan tersebut disampaikan Andi M. Guntur Basran pada Selasa (30/6/2026). Ia mengaku kecewa karena proses pengajuan kredit yang diajukan atas nama anaknya dinilai berjalan tidak sesuai harapan. Menurutnya, setelah survei lapangan dilakukan sekitar sepekan lalu, komunikasi dengan pihak bank menjadi sulit sehingga membuat keluarganya mempertanyakan kelanjutan permohonan tersebut.

Baca juga: Berawal dari Paspor Wisata, Pasutri Asal Bulukumba Diduga Jadi Korban TPPO hingga Dipulangkan dalam Kondisi Memprihatinkan 

"Kami sudah lama menjadi nasabah. Awalnya pihak bank aktif menawarkan fasilitas kredit, tetapi setelah survei justru telepon tidak diangkat dan pesan tidak dibalas. Akhirnya kami datang langsung ke kantor untuk meminta penjelasan," ujar Andi Guntur kepada METROSELEBES.com.

Ia menuturkan, setibanya di kantor bank, pihak keluarga mendapat penjelasan bahwa dokumen dirinya juga diminta dalam proses administrasi. Kondisi itu membuatnya bingung karena pengajuan kredit disebut diajukan atas nama anaknya yang telah berkeluarga dan kini menjalankan perusahaan yang telah dialihkan kepemilikannya. Karena merasa prosesnya tidak jelas, keluarga memutuskan menarik seluruh berkas pengajuan.

Sementara itu, pihak customer service Bank BTN Cabang Bulukumba, sebagaimana disampaikan Andi Guntur, menjelaskan bahwa permintaan dokumen berupa KTP dan Kartu Keluarga orang tua calon debitur dilakukan sebagai bagian dari persyaratan administrasi karena transaksi rekening Andi Guntur masih tercatat aktif. Namun penjelasan tersebut dinilai belum memuaskan oleh pihak keluarga.

Baca juga: Program Magang Nasional Buka Peluang Kerja Inklusif, Lulusan Baru dan Penyandang Disabilitas Dapat Kesempatan Setara

Andi Guntur membantah anggapan bahwa aktivitas usaha anaknya masih bergantung pada rekening miliknya. Ia menyebut sebagian besar transaksi usaha dilakukan secara tunai bersama mitra bisnis yang didominasi petani dan pedagang di desa, sehingga menurutnya hal itu tidak semestinya menjadi kendala dalam proses penilaian pengajuan kredit.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank BTN Cabang Bulukumba belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. METROSELEBES.com masih berupaya menghubungi pihak manajemen untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut guna menghadirkan informasi yang berimbang. Redaksi tetap memberikan ruang klarifikasi atau hak jawab terkait berita ini.(*)

(Asb/Ris)

Tags

Terkini