Inti berita:
• ICCN melalui Koperasi Kota Kreatif Indonesia memanfaatkan Harkopnas 2026 sebagai momentum untuk mendorong transformasi koperasi
• Diharapkan ekosistem koperasi modern berbasis ekonomi kreatif dan digital, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, UMKM, dan komunitas kreatif di seluruh Indonesia.
METROSELEBES.com, JAKARTA - Riuh pengunjung yang memadati Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Minggu (12/7/2026), menjadi penanda bahwa koperasi tengah memasuki fase baru. Di tengah arus digitalisasi dan ekonomi kreatif yang terus berkembang, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan wajah koperasi yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan ekosistem kreatif di berbagai daerah.
Melalui Koperasi Kota Kreatif Indonesia, ICCN hadir tidak hanya sebagai peserta pameran, tetapi juga membawa gagasan bahwa koperasi dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis kreativitas. Berbagai platform digital yang dikembangkan melalui ekosistem ICCN diperkenalkan kepada pengunjung sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola koperasi sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.
Baca juga: Basuki Ajak Kampus Perkuat Riset untuk IKN, Uniba Siap Dukung Inovasi Pembangunan Berkelanjutan
Di booth pameran, pengunjung dapat menyaksikan beragam karya kreatif dari jejaring kota-kota kreatif di Indonesia, mengikuti demonstrasi pemanfaatan sistem digital koperasi, hingga berdiskusi langsung dengan pengurus mengenai peluang kolaborasi. ICCN juga membuka layanan konsultasi keanggotaan bagi komunitas kreatif, pelaku usaha, dan organisasi daerah yang ingin bergabung dalam ekosistem Koperasi Kota Kreatif Indonesia.
General Manager Koperasi Kota Kreatif Indonesia, Alan W. Hafiludin, bersama Deputi III ICCN Bidang Riset dan Pengembangan Platform Digital, Amar Alpabet, memimpin langsung rangkaian kegiatan tersebut. Menurut Alan, transformasi koperasi menjadi kebutuhan agar mampu menjawab tantangan zaman dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang semakin kompetitif.
"Koperasi hari ini harus relevan dengan zaman. Lewat sinergi Koperasi Kota Kreatif Indonesia dan ICCN sebagai konsolidator dan agregator, di Harkopnas 2026 kami ingin menegaskan bahwa ekonomi kreatif nasional akan bergerak lebih kuat dan melompat lebih tinggi jika didukung oleh semangat kolektif dan gotong royong khas koperasi modern," ujar Alan W. Hafiludin.
Di sisi lain, pemerintah juga terus menempatkan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional. Hal itu terlihat dari kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada puncak Harkopnas ke-79 yang kembali menegaskan komitmen pemerintah memperkuat koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia. Sinergi antara pemerintah, komunitas kreatif, dan pelaku usaha dinilai menjadi modal penting agar transformasi koperasi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui partisipasinya di Harkopnas 2026, ICCN berharap jejaring kolaborasi dengan pemerintah, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan berbagai pemangku kepentingan semakin luas. Dengan memadukan inovasi digital, semangat gotong royong, dan pengembangan ekonomi kreatif, koperasi diharapkan mampu berkembang menjadi lembaga usaha modern yang tidak hanya bertahan menghadapi perubahan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. (*)
(Key/Fir)
Artikel Terkait
Magis Messi dan Sundulan Mac Allister Bawa Argentina Ungguli Swiss di Babak Pertama
Duka Dunia Hiburan, Komedian Temon Tutup Usia, Keluarga Masih Tunggu Penjelasan Resmi Penyebab Kematiannya
Kisah Lovenia, Anak Bangsa yang Wujudkan Mimpi Kuliah di UC Berkeley Berkat Beasiswa Garuda
Ketua DPRD Sulsel Dorong Perajin Lokal Naik Kelas, HUT Dekranas ke-46 Jadi Momentum Branding Produk Unggulan Daerah
Basuki Ajak Kampus Perkuat Riset untuk IKN, Uniba Siap Dukung Inovasi Pembangunan Berkelanjutan