Cegah Radikalisme, FKPT Sulteng Bentuk Forum Pelajar Cinta Damai

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 07:55 WIB
Rapat Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sulawesi Tengah.  (Foto : Dokumentasi FKPT)
Rapat Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sulawesi Tengah. (Foto : Dokumentasi FKPT)

PALU, METROSELEBES.COM - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan pentingnya pembentukan sikap moderat di kalangan pelajar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Upaya ini dinilai krusial sebagai bagian dari strategi mencegah penyebaran radikalisme sejak dini.

Baca Juga: Menteri Koperasi Tegaskan Komitmen Bangun Koperasi Merah Putih, Fokuskan pada Digitalisasi dan SDM

Ketua FKPT Sulawesi Tengah, Sofyan Bachmid di Palu, Jumat, menyatakan bahwa pendidikan merupakan garda terdepan dalam membangun ketahanan bangsa, termasuk dalam aspek ideologi dan sosial.

Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai moderasi, toleransi, dan cinta Tanah Air di lingkungan sekolah menjadi bagian integral dari pencegahan paham ekstrem.

“FKPT Sulawesi Tengah mendukung penuh visi Gubernur dalam program BERANI CERDAS, karena keberhasilan menciptakan siswa cerdas tidak cukup hanya secara akademik. Mereka juga harus memiliki karakter moderat, terbuka, dan inklusif, agar tidak mudah terpapar paham kekerasan dan kebencian,” jelasnya.

Baca Juga: Toyota Avanza 2025 Hadir Lebih Modern dan Fitur Barunya; Ini Vitur Tambahan dan Harga Mulai Rp250 Jutaan

Dalam mendukung hal tersebut, FKPT Sulteng mendorong penguatan pendidikan karakter moderat melalui berbagai strategi yang menyasar guru, sekolah, dan siswa secara langsung.

Beberapa inisiatif yang telah dirancang FKPT antara lain pelatihan guru dan tenaga pendidik untuk mengenali dan mencegah ekstremisme berbasis kekerasan.

Selain itu, Kolaborasi dengan sekolah dan dinas pendidikan guna menggelar workshop moderasi beragama, literasi digital, serta kampanye anti-hoaks.

Pembentukan Forum Pelajar Cinta Damai di tingkat sekolah menengah sebagai agen perubahan dan duta perdamaian.

Kemudian, penguatan kegiatan seni budaya dan narasi kebangsaan yang membentuk empati, toleransi, serta penghargaan terhadap keberagaman.

Baca Juga: Interior Mewah dan Harga Terjangkau, Ini Daya Tarik Utama Avanza 2025

FKPT juga menyoroti isu kesenjangan akses pendidikan yang dapat menjadi pintu masuk penyebaran paham kekerasan. Dalam konteks ini, program BERANI CERDAS yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dianggap sangat relevan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X