Main Hakim Sendiri Berujung Tragis: Maling Dibakar Hidup-Hidup, Dunia Maya Geger

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 04:33 WIB
Sebuah video viral yang menampilkan seorang pria diduga maling dibakar hidup hidup oleh massa beredar luas di platform media sosial, memicu kemarahan dan perdebatan tajam dari netizen. (Screshoot vidio FB Na Nda)
Sebuah video viral yang menampilkan seorang pria diduga maling dibakar hidup hidup oleh massa beredar luas di platform media sosial, memicu kemarahan dan perdebatan tajam dari netizen. (Screshoot vidio FB Na Nda)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dunia maya kembali diguncang oleh aksi main hakim sendiri yang berujung tragis.

Sebuah video viral yang menampilkan seorang pria diduga maling dibakar hidup hidup oleh massa beredar luas di platform media sosial, memicu kemarahan dan perdebatan tajam dari netizen.

Dalam video tersebut, terlihat korban dikelilingi api besar sementara beberapa orang terlihat menendang tubuhnya yang terbakar, diiringi kerumunan warga yang menyaksikan tanpa intervensi.

Baca Juga: Dana Bansos Tersangkut di Rekening Dormant, DPR RI Serukan Audit Total dan Satgas Khusus

Keterangan unggahan menyebutkan peristiwa ini belum dapat dipastikan lokasi pastinya, namun banyak netizen yang menduga bahwa kejadian ini terjadi di luar negeri, salah satunya menyebutkan di Afrika.

Meski demikian, sebagian besar komentar tetap mengaitkan fenomena ini dengan budaya main hakim sendiri yang kerap juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, terutama ketika masyarakat merasa hukum tidak memberikan efek jera terhadap pelaku kriminal.

Fenomena kekerasan massa terhadap pelaku kejahatan bukan hal baru di Indonesia.

Baca Juga: 80 Ribu Kopdes Terbentuk Kilat: Gebrakan Budi Arie Pecahkan Rekor Nasional

Berdasarkan data Komnas HAM, kasus main hakim sendiri meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di wilayah-wilayah dengan akses terbatas terhadap penegakan hukum yang cepat dan adil.

Komisioner Komnas HAM bahkan menyebut praktik ini sebagai bentuk "keputusasaan sosial" yang lahir dari ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum.

Netizen pun terbagi dua dalam menyikapi video ini. Sebagian mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran HAM berat, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai "pelajaran keras" bagi pelaku kejahatan.

Baca Juga: Polisi Kasar Dorong Ibu di Depan Umum, Warganet Geram dan Tuntut Proses Hukum Tegas

Komentar seperti "Astagfirullah, kasihan," hingga "Keren sih, biar gak banyak maling," memperlihatkan polarisasi moral di tengah masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X