MetroSelebes - Selama ini, penggunaan sikat gigi dan pasta gigi telah menjadi favorit dalam menjaga kesehatan gigi, sementara Siwak, yang merupakan sunnah Nabi, sering dianggap tidak menyenangkan dan terabaikan.
Padahal, Siwak memiliki banyak manfaat yang dapat memberikan kontribusi positif untuk kesehatan gigi.
Mengapa Rasul sangat menyukai Siwak dan apa manfaat medisnya? Apakah Siwak memiliki keunggulan dibandingkan sikat gigi dan pasta gigi yang dijual di pasaran?
Asal muasal penggunaan Siwak dapat ditelusuri sepanjang sejarah, digunakan oleh berbagai budaya seperti bangsa Arab kuno, Babilonia, Yunani, dan Romawi.
Penggunaan Siwak semakin populer setelah diperkenalkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Rasulullah sendiri rutin menggunakan Siwak, bahkan saat memasuki rumah atau beraktivitas sosial. Beliau menjelaskan bahwa bersiwak membersihkan mulut dan mendapat ridha Allah.
Meskipun Siwak dianggap sebagai alat kuno dan sederhana, riset telah membuktikan manfaatnya.
Dokter gigi dari Arab Saudi menemukan bahwa mengunyah Siwak menghasilkan getah segar dan silika yang membantu membersihkan dan memutihkan gigi.
Siwak juga mengandung antiseptik alami yang dapat membunuh mikroorganisme berbahaya dalam mulut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan pernah merekomendasikan penggunaan Siwak untuk membersihkan gigi dan mulut.
Berbeda dengan sikat gigi modern, Siwak memiliki kandungan alami seperti pasta gigi.