Antioksidan ini, seperti asam klorogenat, dapat membantu mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, dan bahkan melindungi kita dari penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.
Studi terbaru menemukan bahwa kopi adalah kontributor terbesar terhadap total asupan antioksidan pada orang dewasa Amerika.
Minum kopi juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.
Semakin banyak kita minum kopi setiap hari, semakin rendah peluang Anda terkena diabetes tipe 2. Studi menunjukkan bahwa risiko diabetes turun 6% untuk setiap tambahan cangkir kopi.
Hal ini mungkin disebabkan oleh efek antioksidan dan anti-inflamasi kopi, serta kemampuannya untuk membantu membakar kalori.
Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat membantu melindungi kita dari berbagai jenis kanker, termasuk kanker endometrium, kolorektal, payudara, dan prostat.
Selain itu, kopi juga dapat melindungi jantung Anda dan mengurangi risiko penyakit Parkinson.
Minum kopi telah terbukti meningkatkan kinerja atletik, mengurangi rasa sakit, dan memungkinkan kita untuk bekerja lebih keras dan lebih kuat.
Ini juga membantu dalam pemulihan setelah latihan berat dan meningkatkan kekuatan, daya tahan, serta mengurangi nyeri otot.
Meskipun kopi dikenal sebagai diuretik yang dapat menyebabkan dehidrasi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa tubuh dapat beradaptasi setelah beberapa hari konsumsi rutin.
Namun, konsistensi dalam jumlah konsumsi kopi sangat penting. Jika biasanya minum beberapa cangkir kopi setiap hari, jangan membuat penyimpangan drastis dari kebiasaan tersebut.
Konsistensi dalam jumlah konsumsi kopi dapat membantu tubuh kita untuk tidak mengalami efek diuretik yang mengganggu.***