Dalam sesi diskusi, peserta juga menanyakan pengembangan produk berbasis spirulina dan pemanfaatan hasil uji antioksidan untuk mendukung penelitian berikutnya.
Melalui program Diaspora Berdampak 2026, SPs Unhas berharap pertukaran pengetahuan dengan ilmuwan diaspora dapat memperluas jejaring akademik dan mendorong kolaborasi riset untuk mendukung ketahanan pangan serta daya saing produk berbasis potensi Indonesia. (*)
(Ali/Mrt)