pemerintahan

Promedia dan Bakom RI Bahas Peran Media Daerah, Kolaborasi Komunikasi Publik Jadi Fokus Pembicaraan

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:32 WIB
Promedia Group melakukan audiensi dengan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia di Kantor Bakom RI, Jalan Veteran, Jakarta, pada Selasa, 30 Juni 2026. (Dok. Bakom RI)

Inti berita:

• Promedia Group dan Bakom RI sepakat memperkuat sinergi komunikasi publik dengan mengoptimalkan peran media daerah sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi pemerintah kepada masyarakat.

 

METROSELEBES.com, JAKARTA – Penguatan peran media daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat menjadi salah satu topik utama dalam audiensi antara Promedia Group dan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) di Kantor Bakom RI, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan jajaran Promedia Group yang dipimpin CEO Agus Sulistriyono bersama Komisaris Dadang Hermawan, Direktur Marketing Bimo Haryanto, Ketua Umum Jaringan Pemimpin Redaksi (JPP) Sunardi Panjaitan, serta Sekjen JPP Hadi Suprapto dengan Kepala Bakom RI Muhammad Qodari beserta para deputinya.

Dalam dialog tersebut, Muhammad Qodari memaparkan bahwa Bakom RI memiliki tugas membangun komunikasi publik pemerintah, termasuk menyebarluaskan informasi mengenai kebijakan strategis dan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Lembaga yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2025 itu juga mengemban fungsi menyinergikan komunikasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Qodari menilai komunikasi yang efektif membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk media massa yang memiliki jangkauan luas hingga ke daerah. "Salah satu tugas Bakom adalah menjelaskan dan menyosialisasikan berbagai program serta kebijakan strategis pemerintah kepada masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Mengelola Usaha, Menjaga Lingkungan: Bukan Menghakimi Sebelum Ada Bukti 

Sementara itu, CEO Promedia Group Agus Sulistriyono menegaskan jaringan media lokal memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga mampu menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dan publik. Karena itu, ia berharap media daerah mendapat perhatian sebagai bagian dari ekosistem komunikasi publik nasional.

Agus juga menyampaikan bahwa perkembangan media lokal kini tidak hanya bertumpu pada portal berita, tetapi juga didukung platform digital dan media sosial yang mampu menjangkau audiens dalam jumlah besar. Menurutnya, kekuatan distribusi konten tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas penyampaian informasi yang akurat sekaligus meningkatkan literasi masyarakat.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dengan pertukaran gagasan dari kedua belah pihak. Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Bakom RI dan jaringan media lokal dalam mendukung penyebaran informasi publik yang lebih merata hingga ke berbagai wilayah Indonesia.(*)

(Ade/Man)

Tags

Terkini