Inti berita:
• Survei PPI periode 26 September–6 Oktober 2026 mencatat 65,4 persen responden puas terhadap kinerja pemerintah.
• Kepuasan terhadap Presiden Prabowo mencapai 65,2 persen.
METROSELEBES.com, JAKARTA – Penilaian publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memperlihatkan dua sisi. Mayoritas responden mengaku puas, tetapi sekitar sepertiga lainnya masih menyampaikan ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah secara umum.
Hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah mencapai 65,4 persen. Sementara itu, sebanyak 32,5 persen responden menyatakan tidak puas dan 2,1 persen lainnya memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menjelaskan, angka kepuasan tersebut merupakan gabungan responden yang menyatakan sangat puas dan puas.
Baca juga: Usai CELIOS, Muncul SMRC Oktober 2026, Dedi Mulyadi Ungguli Prabowo dengan Selisih 25,7 Poin
“Jika digabungkan yang sangat puas dengan yang puas itu totalnya ada 65,4%,” kata Adi dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026). Ia juga menyebut kelompok yang tidak puas dan sangat tidak puas mencapai 32,5 persen.
Jika diperinci, sebanyak 6,8 persen responden mengaku sangat puas dan 58,6 persen menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah. Sebaliknya, 25,7 persen menyatakan tidak puas dan 6,8 persen sangat tidak puas.
Komposisi ini menunjukkan bahwa penilaian positif masih mendominasi, meski kritik terhadap kinerja pemerintahan juga datang dari porsi responden yang cukup besar.
Baca juga: Gerindra Kritik Rapor Celios, Sugiat Santoso Pertanyakan Klaim 75 Persen Responden Stres
PPI turut mengukur penilaian masyarakat secara khusus terhadap kinerja Presiden Prabowo. Hasilnya, tingkat kepuasan mencapai 65,2 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan penilaian terhadap pemerintah secara keseluruhan.
Rinciannya, 2,9 persen menyatakan sangat puas dan 62,3 persen puas. Sementara itu, 19,4 persen tidak puas, 8,7 persen sangat tidak puas, dan 6,7 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Artikel Terkait
TPG Guru Non-ASN Mulai Masuk Rekening, Ini Tahapan yang Masih Ditunggu hingga Pekan Depan
MBG Prasmanan Tak Bisa Diterapkan Sembarangan, BGN Tetapkan Syarat dan Aturan Porsi Siswa
Pansus hingga Pemakzulan Gibran Mengemuka, 8 Fraksi DPR Beda Sikap
Darmawansyah Muin Ketiban Durian Runtuh, Kini Pimpin Gowa Usai Pemakzulan Husniah
Polda Jateng Bongkar Penyalahgunaan LPG dan Solar Subsidi, 5 Orang Jadi Tersangka