Inti berita:
• Momen Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi berbincang saat rapat paripurna DPRD Sulsel menjadi sorotan publik, di tengah pembahasan rekomendasi penting terkait evaluasi pelaksanaan APBD 2025.
MetroSelebes.com, MAKASSAR – Ada momen yang mencuri perhatian di tengah jalannya rapat paripurna DPRD Sulawesi Selatan yang membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, perhatian publik justru tersedot pada sebuah momen yang terekam kamera. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terlihat berbincang dengan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi saat sidang masih berlangsung, memicu beragam komentar di media sosial.
Dalam video yang beredar, keduanya tampak beberapa kali berbicara dan sesekali tertawa ketika rapat paripurna sedang mendengarkan penyampaian rekomendasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel. Momen itu menjadi bahan perbincangan warganet karena terjadi di saat forum resmi membahas sejumlah isu strategis terkait pengelolaan keuangan daerah.
Baca juga: DNA Jadi Harapan Terakhir, Biddokkes Polda Sulsel Percepat Identifikasi Korban KM Nurul Salsa
"Mestinya fokus mendengarkan pembacaan hasil rekomendasi, karena ini adalah forum, bukan tempat bisik-bisik apalagi berbincang saat anggota dewan berbicara," ujar sumber MetroSelebes.com yang enggan ditulis namanya.
Namun demikian, hingga kini tidak ada informasi yang dapat memastikan isi pembicaraan antara Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut. Karena itu, berbagai asumsi yang berkembang di ruang publik belum dapat diverifikasi. Di sisi lain, Andi Sudirman juga terlihat beberapa kali mencatat poin-poin yang disampaikan selama rapat berlangsung.
Rapat paripurna sendiri memuat sejumlah rekomendasi penting dari Banggar DPRD Sulsel kepada Pemerintah Provinsi Sulsel. Salah satunya meminta Inspektorat Sulsel bersama aparat penegak hukum menelusuri dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan mess Pemprov Sulsel di Bali.
Selain itu, DPRD Sulsel juga merekomendasikan investigasi terhadap proyek Embung Lalengrie di Kabupaten Bone. Menurut DPRD, proyek yang dibangun pada 2021 tersebut dinilai belum memberikan manfaat operasional bagi masyarakat sehingga perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Di media sosial, unggahan video tersebut menuai beragam respons. Sebagian warganet menilai pejabat publik seharusnya tetap menunjukkan fokus penuh selama sidang berlangsung, sementara lainnya mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video tanpa mengetahui konteks pembicaraan yang sebenarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Gubernur Andi Sudirman Sulaiman maupun Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi terkait viralnya momen tersebut. MetroSelebes.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada kedua pihak guna memperoleh penjelasan yang utuh dan berimbang.(*)