WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Ketegangan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan CEO Tesla, Elon Musk, kembali memanas setelah Trump mengancam akan mencabut miliaran dolar subsidi federal yang selama ini dinikmati oleh perusahaan-perusahaan Musk, termasuk Tesla dan SpaceX. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (01/07/2025).
Baca Juga: Penjualan Tesla Terus Menurun, Dampak Politik Elon Musk dan Persaingan Ketat Jadi Sorotan
Konflik terbaru ini muncul setelah Musk, yang sebelumnya dikenal sebagai sekutu Trump dan bahkan menyumbangkan ratusan juta dolar untuk kampanye pemilihannya kembali, kembali mengkritik RUU pemotongan pajak dan pengeluaran yang diusulkan Presiden. RUU tersebut, yang disahkan secara tipis oleh Senat pada Selasa siang, akan menghapus subsidi pembelian kendaraan listrik yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan Tesla di pasar domestik.
Trump: “Dia Bisa Kehilangan Lebih Banyak dari Sekadar Mandat EV”
Dalam pernyataannya kepada wartawan di Gedung Putih, Trump menyindir keras Musk, menyatakan bahwa sang miliarder merasa kehilangan karena dihapusnya mandat kendaraan listrik (EV) dan memperingatkan bahwa konsekuensi yang akan dihadapi bisa jauh lebih besar.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Polda Sulteng Gagalkan Peredaran 40 Kg Sabu, Selamatkan 202 Ribu Jiwa
Meskipun Musk secara terbuka telah menyatakan penolakan terhadap subsidi pemerintah, Tesla selama bertahun-tahun telah diuntungkan oleh insentif pajak dan kebijakan energi bersih bernilai miliaran dolar. Salah satunya adalah kredit pajak konsumen sebesar $7.500 untuk pembelian kendaraan listrik, yang kini menjadi target utama dalam RUU pajak terbaru Trump.
Saham Tesla langsung merosot lebih dari 5,5% pada hari Selasa setelah pernyataan Presiden.
Musk Balas Mengancam, Trump Tak Mundur