Kluivert Anggap Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Hanya Formalitas, Fokus Penuh Hadapi Arab Saudi dan Irak

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Jumat, 18 Juli 2025 | 17:55 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert.  (Foto : Dok PSSI)
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Foto : Dok PSSI)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pelatih Tim Nasional Indonesia, Patrick Kluivert, menanggapi santai hasil undian putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang menempatkan skuad Garuda di Grup B bersama dua kekuatan besar Timur Tengah, Arab Saudi dan Irak.

Drawing yang digelar di markas Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (17/7/2025), menjadi awal dari perjalanan krusial Indonesia dalam mewujudkan mimpi tampil di putaran final Piala Dunia.

Baca Juga: Mimpi Besar di Grup Neraka: Timnas Indonesia Siap Hadapi Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Seluruh laga Grup B dijadwalkan berlangsung secara terpusat di Arab Saudi pada 8–14 Oktober 2025.

Namun bagi Kluivert, drawing ini tidak membawa kejutan berarti. Pelatih asal Belanda itu menyebut undian hanya sebatas formalitas dan mengalihkan fokus penuh pada strategi menghadapi dua lawan berat.

“Drawing ini hanyalah formalitas. Kami tahu Arab Saudi dan Irak adalah tim kuat, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kami mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin,” tegas Kluivert dalam pernyataan resminya, Kamis (17/7/2025).

Ia menyebut, analisis mendalam terhadap permainan Arab Saudi dan Irak akan menjadi bagian penting dari persiapan teknis tim.

Baca Juga: Branko Ivankovic Dipecat Usai Gagal Bawa China Lolos ke Piala Dunia 2026

“Kami akan menganalisis Arab Saudi dan Irak secara spesifik. Fokus utama kami adalah kesiapan tim,” lanjutnya.

Indonesia menjadi salah satu dari enam negara yang sukses menembus putaran keempat setelah melalui perjuangan sengit di fase grup sebelumnya.

Di tahap ini, hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup yang akan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Momen ini menjadi peluang bersejarah bagi skuad Garuda untuk mengukir sejarah baru, mengingat Indonesia terakhir kali tampil di Piala Dunia pada edisi 1938 di Prancis—saat itu masih berkompetisi dengan nama Hindia Belanda.

Baca Juga: Persib, Arema, Hingga Oxford United Ramaikan Piala Presiden 2025

Ambisi besar mulai digelorakan, namun Kluivert menekankan bahwa kunci utama adalah ketenangan dan kerja keras dalam menghadapi setiap pertandingan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X