METROSELEBES.COM-Manchester United tengah berada di titik nadir musim ini setelah kembali menelan kekalahan, kali ini dari West Ham United dengan skor 0-2 di Old Trafford. Kekalahan tersebut menjadi yang ke-17 di Liga Inggris musim ini, sembilan di antaranya terjadi di kandang sendiri. Hasil ini membuat Setan Merah terperosok ke posisi 16 klasemen sementara — posisi yang oleh manajer Rúben Amorim disebut sebagai "tidak dapat diterima".
Dalam wawancara bersama Sky Sports, Amorim tak menutupi rasa frustasi dan malu atas performa timnya. "Sulit mencari kata lain — saya benar-benar malu. Dari 25 pertandingan, kami hanya menang enam. Itu bukan hanya soal taktik atau teknik. Ini tentang cara kami bersaing, cara kami merespons kekalahan, dan cara kami menjaga kehormatan gawang kami,” ujar Amorim dengan nada kecewa.
Baca Juga: Final Europa League Rasa Zona Degradasi: MU vs Tottenham
Amorim menegaskan bahwa masalah Manchester United bukan sekadar urusan di dalam lapangan. “Kadang, masalah itu bukan soal formasi atau strategi, tapi soal semangat, kebanggaan, dan mentalitas juang. Saya merasa kami kehilangan hal-hal mendasar itu. Kami harus kembali memahami bahwa kami adalah Manchester United. Tidak ada alasan untuk puas di posisi bawah.”
Baca Juga: Chelsea FC: Gemerlap Trofi di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi dan Transformasi Identitas
Pelatih asal Portugal itu juga menyatakan dirinya tahu apa yang dibutuhkan tim untuk bangkit. “Saya berbicara dengan manajemen, staf, bahkan fans. Saya punya gambaran jelas apa yang harus diperbaiki. Itu yang membuat saya tetap tenang, walau tekanan terus meningkat.”
Final Liga Europa: Jalan Terakhir Menuju Keselamatan. Meski performa di liga mengecewakan, United masih punya satu peluang menyelamatkan musim ini: Final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pada 21 Mei mendatang di Bilbao.
Kemenangan di laga tersebut bukan hanya berarti trofi, tetapi juga tiket ke Liga Champions musim depan.
Namun, situasi bisa memburuk sebelum final. Jika United kalah dari Chelsea di laga Jumat nanti dan Tottenham berhasil menahan imbang Aston Villa, maka United bisa masuk zona degradasi (peringkat 17) sebelum laga puncak di Spanyol.