Rúben Amorim Akui Malu: Manchester United Kehilangan Jati Diri, Final Liga Europa Jadi Harapan Terakhir

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 13 Mei 2025 | 22:14 WIB
Pelatih Manchester united. Ruben Amorim. Source FOTO: Instagram Ruben Amorim
Pelatih Manchester united. Ruben Amorim. Source FOTO: Instagram Ruben Amorim

METROSELEBES.COM-Manchester United tengah berada di titik nadir musim ini setelah kembali menelan kekalahan, kali ini dari West Ham United dengan skor 0-2 di Old Trafford. Kekalahan tersebut menjadi yang ke-17 di Liga Inggris musim ini, sembilan di antaranya terjadi di kandang sendiri. Hasil ini membuat Setan Merah terperosok ke posisi 16 klasemen sementara — posisi yang oleh manajer Rúben Amorim disebut sebagai "tidak dapat diterima".

 Baca Juga: Saudara Tak Sebaya Bertemu di Panggung Eropa: Manchester United vs Tottenham Hotspur di Final Liga Europa 2025

Dalam wawancara bersama Sky Sports, Amorim tak menutupi rasa frustasi dan malu atas performa timnya. "Sulit mencari kata lain — saya benar-benar malu. Dari 25 pertandingan, kami hanya menang enam. Itu bukan hanya soal taktik atau teknik. Ini tentang cara kami bersaing, cara kami merespons kekalahan, dan cara kami menjaga kehormatan gawang kami,” ujar Amorim dengan nada kecewa.

 Baca Juga: Final Europa League Rasa Zona Degradasi: MU vs Tottenham

Amorim menegaskan bahwa masalah Manchester United bukan sekadar urusan di dalam lapangan. “Kadang, masalah itu bukan soal formasi atau strategi, tapi soal semangat, kebanggaan, dan mentalitas juang. Saya merasa kami kehilangan hal-hal mendasar itu. Kami harus kembali memahami bahwa kami adalah Manchester United. Tidak ada alasan untuk puas di posisi bawah.”

 Baca Juga: Chelsea FC: Gemerlap Trofi di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi dan Transformasi Identitas

Pelatih asal Portugal itu juga menyatakan dirinya tahu apa yang dibutuhkan tim untuk bangkit. “Saya berbicara dengan manajemen, staf, bahkan fans. Saya punya gambaran jelas apa yang harus diperbaiki. Itu yang membuat saya tetap tenang, walau tekanan terus meningkat.”

 Baca Juga: FINAL UEFA CONFERENCE LEAGUE: Chelsea vs Real Betis – Lebih dari Sekadar Pertandingan Ketika Uang Bertemu Konsistensi

 

 

 Final Liga Europa: Jalan Terakhir Menuju Keselamatan. Meski performa di liga mengecewakan, United masih punya satu peluang menyelamatkan musim ini: Final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pada 21 Mei mendatang di Bilbao.

Kemenangan di laga tersebut bukan hanya berarti trofi, tetapi juga tiket ke Liga Champions musim depan.

 Baca Juga: FINAL UEFA CONFERENCE LEAGUE: Chelsea vs Real Betis – Lebih dari Sekadar Pertandingan Ketika Uang Bertemu Konsistensi

Namun, situasi bisa memburuk sebelum final. Jika United kalah dari Chelsea di laga Jumat nanti dan Tottenham berhasil menahan imbang Aston Villa, maka United bisa masuk zona degradasi (peringkat 17) sebelum laga puncak di Spanyol.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: sky sport

Tags

Rekomendasi

Terkini

X