Terungkap! Ini Empat Faktor Kasus Bunuh Diri Marak di Toraja

photo author
Hamka Andi Tadda, Metro Selebes
- Rabu, 1 Februari 2023 | 22:00 WIB
ilustrasi bunuh diri: kasus bunuh diri masih marak terjadi di Toraja. (Surabaya Insider)
ilustrasi bunuh diri: kasus bunuh diri masih marak terjadi di Toraja. (Surabaya Insider)

"Saya ambil contoh lagi ketua lembaga yang bunuh diri karena tidak sanggap lagi menahan beban amanah yang diberikan kepadanya, itu termasuk kategori altruistik," imbuhnya.

Berikut empat subtipe bunuh diri menurut Emile Durkheim:

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2023 Fokus ke Pendidikan dan Kesehatan, Tapi Kalau Punya Keahlian Khusus Ini Sangat Diperhitung

1. Bunuh diri egoistik adalah bunuh diri yang dilakukan seseorang karena merasa kepentingan sendri lebih besar dari kepentingan kesatuan sosialnya.

2. Bunuh diri altruistik adalah bunuh diri karena merasa dirinya menjadi beban masyarakat atau karena merasa kepentingan masyarakat lebih tinggi dibandingakan dengan kepentingan dirinya, bunuh diri ini dipandang sebagai kewajiban yang dibebankan masyarakat.

3. Bunuh diri anomi adalah bunuh diri yang dilakukan seseorang akibat situasi anomi (tanpa aturan) sehingga kehilangan arah dalam kehidupan sosialnya.

Baca Juga: Link Streaming Mantan Tapi Menikah Cek di Sini, Lengkap Sinopsisnya

4. Bunuh diri fatalistik adalah bunuh diri yang dilakukan seseorang karena adanya kondisi yang sangat tertekan,dengan adanya aturan, norma, keyakinan dan nilai-nilai dalam menjalani interaksi sosial sehingga orang tersebut kehilangan kebebasan dalam hubungan sosial tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hamka Andi Tadda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kelahiran Cucu Pertama Cagub Sulteng Anwar Hafid

Jumat, 6 September 2024 | 10:12 WIB

Heboh Tukin PNS Dihapus, Begini Fakta Sebenarnya

Senin, 12 Juni 2023 | 19:43 WIB
X