JAKARTA, METROSELEBES.COM - Target besar pemerintah dalam membangun Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) hampir rampung total.
Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa dari total 80.000 Kopdes yang ditargetkan, saat ini telah terbentuk 79.740 unit, menyisakan hanya 260 lokasi lagi untuk diselesaikan.
“Jumlahnya kurang 260 lagi, itu di tiga provinsi Papua, yakni Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat.
Ketiga daerah tersebut belum 100% terbentuk Kopdes Merah Putihnya,” ujar Menkop Budi Arie pada Kamis, 12 Juni 2025.
Baca Juga: Dorong Percepatan pLPendirian Koperasi Merah Putih, DPD Kunjungi DPMD Jawa Barat
Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas di tingkat akar rumput.
Inisiatif ini juga menjadi tulang punggung pemberdayaan desa menuju kemandirian ekonomi, serta upaya nyata dalam memperluas akses koperasi dan UMKM hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sebagai catatan, berdasarkan data Kemenkop UKM, kontribusi koperasi terhadap PDB nasional pada 2023 mencapai 5,25%, dan diharapkan terus meningkat seiring pencapaian program Kopdes ini.
Pemerintah juga menargetkan agar setiap Kopdes terkoneksi secara digital melalui aplikasi Kopdesa.id, demi mendorong transparansi dan integrasi data usaha mikro.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Rakyat yang Tumbuh dari Akar Desa
Dukungan dari berbagai stakeholder, termasuk pendampingan dari Kementerian Desa dan pelibatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), terus digencarkan.
Dengan 260 titik tersisa, fokus pemerintah kini tertuju pada percepatan pembentukan di kawasan timur Indonesia yang memiliki tantangan geografis dan infrastruktur dasar terbatas.
Program Kopdes Merah Putih bukan hanya simbol kemandirian ekonomi desa, tetapi juga tonggak nyata pemerataan pembangunan nasional yang inklusif dan partisipatif.*
Baca Juga: Instruksi Presiden dan Regulasi Baru, Koperasi Desa Kini Wajib Diformalkan Sesuai Aturan 2025
Artikel Terkait
Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Kerusuhan di Los Angeles, Dua WNI Diamankan Karena Masalah Keimigrasian
Naikkan Gaji Hakim Hingga 280 Persen, Prabowo: Lebih Baik Untuk Hakim Daripada Dicuri Koruptor
Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Air India di Ahmedabad
Anggota DPR RI Longki Djanggola Dampingi Warga Rio Pakava Adukan Sengketa Lahan Sawit ke Kanwil ATR/BPN Sulteng
Indonesia Tancap Gas Infrastruktur Hijau: Kolaborasi Strategis di Panggung Global ICI 2025
Perang di Luar Angkasa: Ketegangan Taiwan Memicu Era Baru Pertempuran Antar Satelit
Bantah Isu Pemangkasan Kuota Haji Indonesia Tahun 2026, Menteri Agama: Tidak Pernah Dibahas
Menteri ESDM Tegaskan Proyek Energi di Papua Barat Wajib Libatkan Pengusaha Lokal
Sekkot Palu Ajak ASN Naik Transpalu, Wujudkan Kota Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan
FAA Resmi Tutup Investigasi Insiden Starship Flight 8, SpaceX Loloskan Delapan Langkah Perbaikan