Dalam laporan OECD tahun 2024, Prancis mencatatkan produktivitas hasil pertanian tertinggi keempat di dunia dengan efisiensi distribusi pangan yang baik.
Kerja sama ini diharapkan menjadi transfer teknologi dan pengetahuan yang saling menguntungkan.
Selain itu, Indonesia dan Prancis juga telah menjalin kerja sama riset di bidang agroindustri dan pertanian digital melalui lembaga seperti CIRAD (Centre de coopération internationale en recherche agronomique pour le développement) dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).
Baca Juga: Fase Puncak Haji Dimulai, Jemaah Indonesia Bergerak Menuju Arafah untuk Wukuf
Dengan semangat diplomasi hijau, Indonesia terus membangun posisi strategis di panggung global, menegaskan bahwa kedaulatan pangan bukan hanya urusan domestik, tetapi bagian dari diplomasi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.***
Artikel Terkait
Marselino Absen Lawan China, Kluivert Optimistis: Kami Punya Banyak Pemain Pengganti
Dorong Swasembada Lewat Infrastruktur, Pemerintah Siapkan Inpres Jalan Daerah (IJD)
Setelah Terapkan Jam Malam, Gubernur Jabar Larang Guru Beri PR kepada Siswa
Pelatih China Was-Was Hadapi Timnas Indonesia, Sebut GBK Kandang yang Menakutkan
Fase Puncak Haji Dimulai, Jemaah Indonesia Bergerak Menuju Arafah untuk Wukuf
Living Plaza Palu Resmi Dibuka, Wali Kota Hadianto: Ini Tonggak Sejarah Baru
Jelang Idul Adha, Satgas Madago Raya Intensif Sisir Jalur Pegunungan Poso
Logam Tanah Jarang: Pembatasan Ekspor China Lumpuhkan Industri Otomotif Global
Produksi Suzuki Swift Terhenti Akibat Pembatasan Ekspor Rare Earth oleh China
Revolusi Kepala Sekolah: Pemerintah Pastikan Kualitas dan Pemerataan Melalui Permendikdasmen 2025