JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pemerintah Indonesia kembali mencatatkan sejarah di sektor pertanian nasional. Untuk pertama kalinya sejak Badan Urusan Logistik (Bulog) didirikan pada 1969, stok cadangan beras pemerintah (CBP) resmi menembus angka 4 juta ton.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pencapaian ini murni berasal dari hasil panen petani lokal, tanpa tambahan impor sejak awal 2025.
Ini merupakan bukti nyata bahwa Indonesia semakin kokoh dalam menguatkan ketahanan pangan nasional melalui kebijakan pro-petani yang berjalan efektif.
Menurut Amran, keberhasilan ini tidak lepas dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang terus mendorong terobosan sektor pertanian.
Peningkatan cadangan beras ini juga memperlihatkan bahwa Indonesia mulai menapaki kedaulatan pangan dan bersiap untuk berperan lebih besar dalam sistem pangan global.
Tidak hanya dalam negeri, keberhasilan ini menarik perhatian internasional. Negara-negara seperti Malaysia dan Jepang bahkan mengirim delegasi ke Indonesia untuk mempelajari kebijakan dan strategi pertanian nasional yang dinilai berhasil meningkatkan produksi dan efisiensi.
Baca Juga: 948 Pahlawan Birokrasi Baru: ASN Muda Siap Wujudkan Indonesia Berintegritas
Ini menunjukkan bahwa Indonesia tak hanya menargetkan swasembada, tetapi juga menjadi model dalam pengelolaan sektor pangan.
Menurut data Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dirilis pada Mei 2025, produksi beras Indonesia pada awal tahun mengalami lonjakan hingga mencapai 16,2 juta ton, naik sekitar 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bahkan, berdasarkan laporan FAO tahun 2025, Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan pertumbuhan produksi beras tercepat di dunia.
Baca Juga: JMSI Sulteng Kecam Ucapan Pelecehan Wartawan Oleh Kadis Pendidikan Sigi
Artikel Terkait
Menyemai Harapan di Bumi Buol: Kunjungan Edukatif yang Bangkitkan Semangat Generasi Muda
Desa Cerdas, Indonesia Berkembang: Festival Bangun Desa 2025 Dorong Aksi Nyata Masyarakat Lokal
Pemilu Presiden Korsel Digelar di Tengah Luka Pascamartial Law, Rakyat Siap Tentukan Arah Baru Bangsa
Saham Asia Bangkit Perlahan, Dolar Tersandung Isu Tarif dan Utang AS
JMSI Sulteng Kecam Ucapan Pelecehan Wartawan Oleh Kadis Pendidikan Sigi
948 Pahlawan Birokrasi Baru: ASN Muda Siap Wujudkan Indonesia Berintegritas
Harvard Gugat Pemerintah AS, Desak Pencairan Dana Riset Nasional yang Dibekukan
Breaking News: Longsor Terjadi di Tambang Poboya, Satu Orang Tewas dan Satu Luka-Luka
Pemkot Palu Matangkan Persiapan Verifikasi Kota Layak Anak 2025
TAMASYA, Solusi Inovatif Tingkatkan Partisipasi Kerja Perempuan Lewat Pengasuhan Anak Ramah Keluarga”