Gus Ipul: Bukan Bantuan yang Menguatkan Bangsa, Tapi Jiwa Pengabdian Sosial

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 26 Mei 2025 | 07:28 WIB
Dalam Dialog Pilar Sosial yang berlangsung di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, pada Minggu (25/05/2025), Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan lima arahan strategis kepada para pendamping dan pilar sosial. (Instagram kemensosri)
Dalam Dialog Pilar Sosial yang berlangsung di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, pada Minggu (25/05/2025), Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan lima arahan strategis kepada para pendamping dan pilar sosial. (Instagram kemensosri)

Arahan keempat menyoroti pentingnya sinergi dalam kerja sosial.

Pilar-pilar sosial diminta untuk bekerja dalam satu barisan, satu nafas, karena tantangan sosial terlalu besar jika dihadapi sendiri-sendiri.

"Kita harus satu gerak dalam membantu yang lemah, mengangkat yang tertinggal," seru Gus Ipul.

Terakhir, ia memberikan penghormatan tinggi kepada para pendamping sosial yang bekerja dalam diam, tanpa sorotan publik, namun menghadirkan perubahan nyata.

“Pengabdian tanpa sorot lampu adalah keteladanan sejati,” ujarnya dengan penuh haru.

Baca Juga: 8 Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Koperasi Desa yang Harus Dihindari

Gus Ipul menutup arahannya dengan pesan kuat: kekuatan bangsa tidak terletak pada banyaknya bantuan yang disalurkan, tetapi pada jumlah orang yang rela mengabdi untuk mengangkat sesamanya.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa kerja sosial bukanlah formalitas, melainkan panggilan jiwa dan bentuk tertinggi dari cinta kepada bangsa.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X