JAKARTA, METROSELEBES.COM – Vaksin Tuberkulosis (TBC) M72 yang didanai oleh pendiri Microsoft, Bill Gates, tengah jadi sorotan publik di Indonesia.
Vaksin ini diketahui telah memasuki fase uji klinis tahap ketiga dan melibatkan ribuan warga Indonesia dalam proses pengujiannya.
Baca Juga: 172 Triliun dari Perkebunan! Generasi Muda Dipanggil Jadi Garda Depan Kedaulatan Pangan
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, memastikan bahwa vaksin M72 telah melalui tahapan evaluasi ketat sebelum diizinkan untuk diuji di Indonesia.
Menurutnya, izin uji klinis diberikan karena Indonesia ingin berkontribusi dalam penemuan vaksin global untuk melawan TBC.
“Sudah dilakukan uji klinis di berbagai negara, tapi kita ingin ikut berkontribusi. Karena itu Badan POM mengeluarkan izin. Izin uji klinis itu kan ada di kami,” kata Taruna kepada awak media di Jakarta Pusat, Rabu, 14 Mei 2025.
Baca Juga: Aviva Terancam Gagal Kuasai Direct Line, Otoritas Persaingan Usut Potensi Monopoli
Taruna menjelaskan bahwa sejak September 2024, uji klinis fase ketiga vaksin M72 telah dilaksanakan di Indonesia, melibatkan sekitar 2.000 relawan dari total 20.000 peserta global.
“Dengan landasan ilmiah, maka kita izinkan uji klinis ini sesuai standar saintifik,” imbuhnya.
Taruna juga mengungkap bahwa tim evaluator independen yang terdiri dari para profesor farmakologi telah meneliti beragam efek vaksin tersebut sebelum izin diberikan. Hasil evaluasi menyatakan bahwa vaksin M72 memenuhi syarat untuk uji lanjutan.
“Mereka merekomendasikan kepada Badan POM secara bertahap berbagai macam efeknya. Akhirnya kami memutuskan uji klinis bisa dijalankan,” jelasnya.
Sebagai informasi, Indonesia saat ini menempati posisi kedua tertinggi di dunia dalam jumlah kasus TBC, dengan 1.090.000 kasus aktif. Oleh karena itu, keterlibatan dalam uji klinis vaksin ini dinilai strategis untuk upaya nasional memberantas TBC.
14 Mei 2025.***
Artikel Terkait
PS5 Melambat, Sony Tetap Tancap Gas Lewat Game Eksklusif
Terungkap! RUU Perampasan Aset Macet Bukan Karena Substansi, Tapi Berebut Tempat Penyimpanan Harta Koruptor
Transformasi Perkebunan Dimulai dari Kampus: Strategi Baru Kementan Gaet Mahasiswa Jadi Garda Tani Masa Depan
13 Kandidat Kuat Peraih Ballon d'Or 2025, Siapa yang Terdepan?
Langkah Mengejutkan: Trump Temui Presiden Suriah, Isyaratkan Normalisasi Hubungan
172 Triliun dari Perkebunan! Generasi Muda Dipanggil Jadi Garda Depan Kedaulatan Pangan
Aviva Terancam Gagal Kuasai Direct Line, Otoritas Persaingan Usut Potensi Monopoli
Sawit 4.0: Revolusi Senyap yang Akan Mengubah Peta Ekonomi Indonesia
Eropa Bersiap Cekik Ekonomi Rusia: Prancis Desak Sanksi Penghabisan
Siswa Jabar Dilarang Bawa HP Ke Sekolah, Aturan Baru Usai Kebijakan Barak TNI