Alokasi dan Target Penyaluran
Dengan besaran anggaran Rp 504,7 triliun, pemerintah menargetkan lebih dari 18 juta keluarga penerima manfaat untuk berbagai program bansos—mulai dari BPNT, PKH, hingga bantuan bencana dan tunjangan sosial lainnya. Penyaluran dilakukan melalui KKS dan rekening bank yang telah didaftarkan di DTKS, didampingi pendamping sosial di lapangan untuk memastikan setiap keluarga menerima haknya tepat waktu.
Harapan dan Tantangan
Meski alokasi anggaran telah disiapkan, tantangan utama tetap penyempurnaan data DTKS dan kesiapan infrastruktur distribusi, khususnya di pelosok dan daerah terpencil. Pemerintah daerah diharapkan berkoordinasi lebih erat dengan Kemensos serta lembaga penyalur agar tidak ada keluarga miskin yang terlewat.
Dengan penyaluran BPNT dan PKH tahap 2 pada Mei 2025, pemerintah optimis mampu mengurangi kesenjangan sosial dan mempercepat penanganan kemiskinan, sekaligus menjaga stabilitas sosial-ekonomi nasional.
Simak jadwal pencairan dan nilai bantuan BPNT serta PKH Tahap 2 di bulan Mei 2025—dari saldo Rp400.000 setiap dua bulan hingga ratusan ribu rupiah per kategori penerima.
Berikut Daftar Kategori dan Besaran Bantuan PKH tahun 2025:
Balita (usia 0-6 tahun) mendapat Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
Ibu hamil dan masa nifas mendapat Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
Siswa Sekolah Dasar (SD) mendapat Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun)
Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapat Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun)
Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mendapat Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun)