Transformasi Pendidikan Nasional: Renovasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran Jadi Prioritas Pemerintah

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 5 Mei 2025 | 12:13 WIB
Presden Prabowo Subianto saat bersalam dengan siswa (instagram kemkomdigi)
Presden Prabowo Subianto saat bersalam dengan siswa (instagram kemkomdigi)

 

METROSELEBES.COM - Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui dua program utama: renovasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran.

Melalui Kantor Staf Presiden, Presiden menargetkan percepatan perbaikan puluhan ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Program ini berfokus pada penyediaan infrastruktur yang layak dan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa.

Baca Juga: Transformasi Pendidikan Nasional: Renovasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah telah mengalokasikan Rp16,9 triliun untuk mendukung program renovasi sekolah ini.

Selain perbaikan fisik, langkah besar juga diambil dalam aspek teknologi pendidikan.

Pemerintah menyiapkan Rp2 triliun untuk mendukung digitalisasi pembelajaran yang mencakup:

  • Pemasangan televisi digital di seluruh sekolah, termasuk di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan target rampung pada pertengahan 2026.
  • Pengembangan platform pembelajaran digital seperti "Ruang Murid" dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan.

Baca Juga: Ekspor Manggis Melonjak! Indonesia Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir

Senada dengan itu, dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025, Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Teknologi seperti Smart TV dan platform digital memungkinkan pembelajaran jarak jauh yang tetap interaktif, standar, dan dapat menjangkau wilayah pelosok.

Baca Juga: Tiga Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis: Anggaran, SDM, dan Infrastruktur

Digitalisasi ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan infrastruktur dan tenaga pengajar, sekaligus menjembatani kesenjangan akses pendidikan antarwilayah di Indonesia.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Sumber: instagram kemkomdigi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X