METROSELEBES.COM - Indonesia kembali menorehkan prestasi di sektor pertanian. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, ekspor manggis terus menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor manggis Indonesia pada tahun 2022 tercatat sebesar 75.577.818,90 ton, kemudian melonjak pada tahun 2023 menjadi 112.010.482,82 ton, dan kembali mencetak rekor baru pada tahun 2024 dengan volume ekspor mencapai 146.176.938,36 ton.
Baca Juga: Tiga Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis: Anggaran, SDM, dan Infrastruktur
Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras petani, pelaku usaha, serta kebijakan pemerintah yang mendukung ekspor komoditas unggulan.
Manggis, yang dikenal sebagai "Ratu Buah", tidak hanya digemari di dalam negeri tetapi juga memiliki permintaan tinggi di pasar internasional.
Baca Juga: Dokter Anak Satu-Satunya di Buton Tengah, dr. Christy, Dapat Apresiasi dari Menteri Kesehatan
Peningkatan ini tidak hanya berdampak positif pada perekonomian nasional, tetapi juga membawa kesejahteraan bagi petani lokal.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong produktivitas dan kualitas buah tropis Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.***
Artikel Terkait
Transparansi dan Pelayanan Prima: SE Baru PANRB Tegaskan Standar ZI 2025
Cair Ganda, PKH 2025 Bagi Rp1,2 Juta Sekaligus — Cek Apakah Anda Termasuk Penerimanya.
Peserta PPPK Tahap II Ikut Seleksi Kompetensi, Ini 53 Titik Lokasi Disiapkan BKN
Lolos Seleksi ? 863,993 Peserta PPPK Tahap II Siap Hadapi Ujian Kompetensi !!
Koperasi Desa Merah Putih Akan Didorong Biayai Beasiswa Pendidikan Warga Kurang Mampu
Lewandowski Pulih Lebih Cepat, Siap Perkuat Barcelona Hadapi Inter di Sansiro
Presiden Prabowo Resmikan Terminal Haji dan Umrah Baru di Soekarno-Hatta, Siap Tampung 6,1 Juta Jemaah per Tahun
Dokter Anak Satu-Satunya di Buton Tengah, dr. Christy, Dapat Apresiasi dari Menteri Kesehatan
Ada Bantuan Dana Pendidikan Untuk Guru di Indonesia, Kuota Hanya 12 Ribu, Ayo Daftar..!
Tiga Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis: Anggaran, SDM, dan Infrastruktur