Penerbangan Jemaah Haji Terhambat, Garuda Indonesia Alami Penundaan Lagi

photo author
Hud Assagaf, Metro Selebes
- Selasa, 16 Juli 2024 | 08:27 WIB
Penerbangan Jemaah Haji Terhambat, Garuda Indonesia Alami Penundaan Lagi
Penerbangan Jemaah Haji Terhambat, Garuda Indonesia Alami Penundaan Lagi

METRO SELEBES.COM - Penerbangan yang dilakukan oleh Garuda Indonesia untuk memulangkan jemaah haji dari Tanah Suci kembali mengalami penundaan atau yang biasa dikenal dengan istilah delay.

Fenomena delay ini bukanlah kali pertama terjadi, bahkan sejak fase awal pemberangkatan jemaah pun sudah mengalami hal serupa.

Delay kali ini terjadi pada penerbangan jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 31 Embarkasi Makassar (UPG 31).

Baca Juga: KKB Kembali Bakar Sekolah di Pegunungan Bintang: Ancaman Terhadap Pendidikan Generasi Muda

Penerbangan dengan nomor GA 1231 ini memuat jemaah haji dari Provinsi Sulawesi Tenggara, meliputi Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Utara, Muna, dan Muna Selatan.

 Sesuai jadwal, pesawat ini seharusnya berangkat pada Senin (15/7/2024) pukul 01.50 waktu Arab Saudi (WAS). Namun, menurut Ketua Kloter UPG 31, Laode Ruslim, pesawat tersebut mengalami penundaan.

Jemaah haji dari Sulawesi Tenggara ini sebelumnya menginap di Andalus Al Golden, Area Markaziyah, Madinah.

 Baca Juga:  Tantri Kotak Terjatuh dari Panggung: Kejadian Tak Terduga di Konser Cianjur

Pada 14 Juli 2024, setelah Salat Maghrib, jemaah mulai bergerak menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Setelah menunggu sekitar dua jam di bandara, mereka dipersilakan naik pesawat. Namun, beberapa saat setelah mulai bergerak, pesawat berhenti dan meminta para penumpang untuk turun.

"Setelah pesawat sampai di ujung landasan, tidak lama kemudian ada pengumuman permintaan maaf. Pramugari menyampaikan permintaan minta maaf, dan penumpang diminta turun.

Baca Juga: Ingin Berkarier di Pemerintahan: Panduan Lengkap Daftar CPNS dan Persyaratan untuk Seleksi CPNS 2024

Setelah naik bus, jemaah dibawa lagi ke terminal bandara, setelah beberapa jam di ruang tunggu, kami dapat informasi jika pesawat ada kerusakan.

Karena menurut informasi, pengiriman onderdil pesawat memerlukan waktu sekitar 4 jam, dan pemasangannya itu memakan waktu kurang lebih 3 jam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hud Assagaf

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X