Jika anak ibu sesaat setelah mengonsumsi makanan mengalami gejala seperti mual, muntah, hingga sakit di bagian perut, kemungkinan dia terkena alergi makanan.
Beberapa gejala yang tampak ketika mengalami alergi makanan adalah kulit memerah atau gatal, serta bengkak pada wajah, mata, mulut, maupun lidah.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Link Steraming PSM Makassar vs Persik Kediri
Sebagai orangtua, ibu harus selalu memperhatikan asupan makanan Si Kecil. Jika ingin lebih yakin, ibu bisa menjalani tes alergi di lab agar tahu makanan apa saja yang tidak cocok untuk bayi.
3. Gastroenteritis Akut
Gastroenteritis adalah infeksi organ dalam yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Gejalanya diawali dengan demam ringan, sering muntah, diare, dan nyeri pada perut.
Gejala-gejala itu biasanya berlangsung selama 3-7 hari. Jika bayi ibu mengalami hal serupa, sebaiknya mulai waspada.
Baca Juga: OIKN Bukan Pendaftaran Pegawai IKN, Cek Syaratnya Disini
Untuk mengatasinya, pertama-tama ibu harus pulihkan kondisi bayi dengan mengembalikan cairan tubuhnya. Setelah bayi muntah, beri jeda beberapa saat sebelum ibu memasukkan cairan lagi.
Setelah dirasa pulih, ibu bisa berdiskusi dengan dokter atau memberikan obat yang sesuai.
4. GERD (Gastroesophageal Reflux)
Baca Juga: Kenali Sosok Antropolog Gene Ammarel dan Karyanya Untuk Suku Bugis
GERD merupakan salah satu kelainan yang menyebabkan bayi sering muntah.
GERD terjadi karena otot esofagus bayi dan lambung tidak bekerja dengan baik yang mengakibatkan makanan dan asam lambung kembali naik ke tenggorokan.
Saat mengalami ini, perut, dada, dan tenggorokan bayi akan terasa tidak nyaman.
Artikel Terkait
Pelatih Persik Kediri Siapkan Pemain Muda Imbangi Permainan PSM Makassar
Head To Head PSM Makassar vs Persik Kediri: Juku Eja dan Macan Putih Imbang
Nama Andi Hasan Opu To Hatta jadi Nama Stadion di Luwu Timur
Mengenal Sosok Andi Hasan Opu To Hatta yang Namanya Kini Diabadikan Sebagai Nama Stadion
Kenali Sosok Antropolog Gene Ammarel dan Karyanya Untuk Suku Bugis