Pasalnya, kurang tidur membuat tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah berlebih dan menyebabkan tubuh memecah kolagen pada kulit.
Akibatnya, fungsi kolagen untuk membuat kulit halus dan elastis menjadi terganggu.
Baca Juga: Banyak Mafia BBM Subsidi: Masyarakat Diminta Lakukan Pengawasan
Dampak begadang juga membuat tubuh melepas hormon pertumbuhan yang terlalu sedikit. Padahal, hormon pertumbuhan membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit, hingga memperkuat tulang.
10. Meningkatkan risiko kematian dini
Menurut sebuah literatur yang dimuat dalam jurnal Healthcare pada tahun 2018, sering begadang menyebabkan peningkatan risiko kematian dini.
Baca Juga: Berikut 10 Langkah Penyelamatan saat Banjir
Beberapa ahli menemukan bahwa durasi tidur kurang dari 6 jam setiap malam dapat meningkatkan risiko kematian dini 10 kali lipat, dibandingkan dengan tidur selama 7-9 jam setiap malam.
Akan tetapi, risiko kematian dini akibat kurang tidur kemungkinan terjadi secara tidak langsung.
Sebab, begadang dapat meningkatan risiko kecelakaan lalu lintas, terjatuh, dan sejumlah penyakit serius; contohnya stroke, tekanan darah tinggi, sampai diabetes tipe 2.***
Artikel Terkait
Simak Sinopsis Mantan Tapi Menikah Episode 6, Makin Seru Ya
Dampak Kenaikan Biaya Haji 2023 Dikhawatirkan, Sampai Segininya
Breaking News Sidang Vonis Ferdy Sambo: Hakim Simpulkan Yosua Tidak perkosa Putri Candrawati Tapi Bikin Sakit
Ekonomi Indonesia Konsisten Positif, Tumbuh 5,31 Persen Tahun 2022
Ferdy Sambo Divonis Mati, Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana Terhadap Brigadir Yosua