Selasa, 11 Agustus 2026
Daerah
Nasional
Parlemen
Politik
Hukum dan Kriminal
Pemerintahan
Ekonomi & Bisnis
Pendidikan
Lainnya
Kesehatan
Olahraga
Peristiwa
Humaniora
Teknologi
Otomotif
Pariwisata
Lifestyle
Resensi Buku
Opini
Citizen Journalism
Video
Photo
Kesehatan
Pasien RS Awal Bros Botania Batam Meninggal Dunia Setelah 12 Hari Koma, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Syamsir Anchi
,
Metro Selebes
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:46 WIB
Traktir kopi
Dukung Jurnalisme
Terus Berkarya
Tautan berhasil disalin
Dewi Sartika, pasien RS Awal Bros Botania Batam, meninggal setelah 12 hari koma. Keluarga melaporkan dugaan kelalaian medis ke polisi. (Dok.Threads@kilas batam)
(Ram/Cal)
Traktir kopi
Dukung Jurnalisme
Terus Berkarya
Halaman:
1
2
Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Tampil Jirai-Kei Serba Pink, Wanita Jepang Ini Cari Pria Bersihkan Kamar Penuh Sampah Dibayar Rp560 Ribu per Jam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Editor: Syamsir Anchi
Tags
Pasien RS
Awal Bros Botania
Batam
Meninggal Dunia
12 Hari Koma
Dewi Sartika
Pasien Koma
Dugaan Malapraktik
Keluarga Tempuh
Jalur Hukum
Artikel Terkait
Tampil Jirai-Kei Serba Pink, Wanita Jepang Ini Cari Pria Bersihkan Kamar Penuh Sampah Dibayar Rp560 Ribu per Jam
Bukan Demo Bakar Ban, Peternak Sulsel Malah Bagi Ayam Gratis di Pettarani karena Harga Telur Anjlok
Pelarian Lintas Pulau Berakhir di Makassar, Emak-Emak Residivis Diduga Curi Emas Diamankan di Apartemen
Artefak Leluhur Berhasil Dipulangkan, Indonesia Perkuat Pertahanan Kedaulatan Budaya
Gus Miftah Minta Nama Istana Tak Dijadikan Senjata di Muktamar NU ke-35
Rekomendasi
"Mangka Mi Ku Tobo": Ucapan Tersangka Saat Rekonstruksi Picu Amarah Keluarga Korban, Polisi Amankan Tiga Pelaku
BREAKING NEWS: Mal Nipah Makassar Kebakaran Malam Ini, Arus Lalu Lintas Urip Sumoharjo Macet Parah
Tampil Jirai-Kei Serba Pink, Wanita Jepang Ini Cari Pria Bersihkan Kamar Penuh Sampah Dibayar Rp560 Ribu per Jam
Terkini
Pasien RS Awal Bros Botania Batam Meninggal Dunia Setelah 12 Hari Koma, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:46 WIB
Arbain Walk 2026 di Jakarta: Dari Jejak Karbala hingga Pesan Kemerdekaan dan Keadilan
Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:34 WIB
Program SIAGA HIPERDIA KKN-PK Unhas Dorong Warga Tellu Boccoe Cegah Hipertensi dan Diabetes
Minggu, 2 Agustus 2026 | 19:41 WIB
Harapan Baru bagi YTR, Korban Penyekapan di Bandung Mulai Bisa Duduk dan Berbicara Meski Operasi Masih Ditunda
Minggu, 28 Juni 2026 | 07:23 WIB
Ebola Bundibugyo Mengganas di Afrika Timur, WHO Minta Perbatasan Tetap Dibuka dan Pengawasan Diperketat
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:25 WIB
Lihat Semua
Terpopuler
1
"Mangka Mi Ku Tobo": Ucapan Tersangka Saat Rekonstruksi Picu Amarah Keluarga Korban, Polisi Amankan Tiga Pelaku
2
BREAKING NEWS: Mal Nipah Makassar Kebakaran Malam Ini, Arus Lalu Lintas Urip Sumoharjo Macet Parah
3
Tampil Jirai-Kei Serba Pink, Wanita Jepang Ini Cari Pria Bersihkan Kamar Penuh Sampah Dibayar Rp560 Ribu per Jam
4
Lima Posisi Strategis di Polres Maros Berganti, Kapolres Minta Pejabat Baru Tancap Gas Layani Warga
5
Polemik Lahan Laoli Bergulir, KITLT Bantah Punya Kepentingan dan Pilih Buka Suara
6
Artefak Leluhur Berhasil Dipulangkan, Indonesia Perkuat Pertahanan Kedaulatan Budaya
7
Pelarian Lintas Pulau Berakhir di Makassar, Emak-Emak Residivis Diduga Curi Emas Diamankan di Apartemen
8
Bukan Demo Bakar Ban, Peternak Sulsel Malah Bagi Ayam Gratis di Pettarani karena Harga Telur Anjlok
9
Hati-Hati Salah Ketik Nominal COD, Wanita di Palembang Transfer Rp93 Juta ke Rekening Kurir
10
Bukan Sekadar Cuci Tangan, GERTAS KKN Unhas Bentuk Kebiasaan Sehat Siswa SD di Tellu Boccoe
X
Artikel Terkait
Tampil Jirai-Kei Serba Pink, Wanita Jepang Ini Cari Pria Bersihkan Kamar Penuh Sampah Dibayar Rp560 Ribu per Jam
Bukan Demo Bakar Ban, Peternak Sulsel Malah Bagi Ayam Gratis di Pettarani karena Harga Telur Anjlok
Pelarian Lintas Pulau Berakhir di Makassar, Emak-Emak Residivis Diduga Curi Emas Diamankan di Apartemen
Artefak Leluhur Berhasil Dipulangkan, Indonesia Perkuat Pertahanan Kedaulatan Budaya
Gus Miftah Minta Nama Istana Tak Dijadikan Senjata di Muktamar NU ke-35