KORUT,METROSELEBES.COM-Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menjadi sorotan dunia setelah memimpin langsung latihan tempur udara skala besar di bawah Divisi Udara ke-1 negara tersebut, Kamis lalu. Dalam laporan media pemerintah KCNA yang dirilis Sabtu (17/5), Kim menekankan pentingnya peningkatan kesiapan tempur di seluruh satuan militer Korea Utara.
Baca Juga: Pemerintah AS Soroti Kerja Sama Apple dan Alibaba Soal Teknologi AI di iPhone
Latihan tersebut mencakup simulasi serangan udara dan pertahanan anti-pesawat, termasuk peluncuran rudal dari jet tempur MiG-29, yang menurut analis Korea Institute for National Unification, menyerupai versi lokal dari rudal udara-ke-udara buatan Rusia.
Tak hanya itu, Kim Jong Un juga diketahui telah melakukan sejumlah inspeksi militer sepanjang Mei ini—mulai dari uji coba rudal, kunjungan ke pabrik tank dan amunisi, hingga latihan tembak tank dan pasukan operasi khusus. Dalam langkah diplomatik yang jarang terjadi, ia juga mengunjungi Kedutaan Besar Rusia di Pyongyang, mempertegas kedekatan aliansi dengan Moskow.
Di tengah meningkatnya ketegangan, Korea Utara mengecam keras langkah AS yang kembali memasukkan Pyongyang ke dalam daftar negara yang dianggap tidak kooperatif dalam upaya kontra-terorisme. Tuduhan itu dinilai sebagai provokasi yang hanya memperparah permusuhan antara kedua negara.
"Semakin Amerika Serikat memprovokasi Republik Demokratik Rakyat Korea dengan tindakan bermusuhan yang tidak perlu dan tidak efektif, semakin dalam jurang permusuhan yang tak dapat didamaikan antara kedua negara," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara.
Pyongyang menegaskan akan mengambil "langkah-langkah efektif dan tepat" sebagai respons terhadap kebijakan bermusuhan AS di semua bidang.