Di sisi lain, tekanan dari dalam negeri Israel terhadap Netanyahu semakin meningkat. Puluhan ribu orang berkumpul di "Hostages Square" di Tel Aviv menuntut pembebasan sisa sandera yang diperkirakan masih berjumlah 58 orang. Trump menyebut hanya 20 di antara mereka yang masih hidup—angka yang belum dikonfirmasi oleh pemerintah Israel.
Baca Juga: Duel Sengit Napoli vs Inter: Siapa Rebut Scudetto Musim Ini?
Kemarahan publik semakin memuncak. Einav Zangauker, ibu dari Matan Zangauker yang juga pernah disandera bersama Alexander, menyebut Netanyahu sebagai “malaikat maut” dan menyerukan aksi massa untuk memaksa perdana menteri turun dari jabatan. “Alih-alih menyelamatkan nyawa, Netanyahu memilih memperluas perang. Ia menjadikan sandera sebagai korban,” tegasnya.