Dengan menghafal Al Qur’an, maka pasukan Brigade Al Qassam takut kepada Allah sehingga tidak berani berbuat hal-hal yang dilarang Allah dan Nabi Muhammad SAW.
Tidak membunuh wanita, anak-anak, para lansia atau menebang pohon adalah hal yang mutlak mereka lakukan saat berperang.
Makanya kerap kita saksikan bahwa anggota Brigade Al Qassam menyelamatkan wanita dan anak-anak Yahudi Israel.
Aktivitas ketiga yang kerap dilakukan Anggota Brigade Al Qassam adalah menyantuni anak yatim.
Perang dengan Israel memang telah membuat warga sipil juga menjadi korban.
Bahkan, ketika salah seorang anggota Brigade Al Qassam mati syahid, secara otomatis anaknya di rumah menjadi yatim.
Inilah yang mereka sering lakukan, yakni membantu anak-anak yatim sehingga anak tersebut bisa tumbuh berkembang dengan baik bahkan bisa mengikuti jejak sang ayah.
Selain itu, menyantuni anak yatim adalah anjuran Al Qur’an dan Nabi Muhammad SAW sehingga wajib untuk diikuti.
Dengan aktivitas-aktivitas ini, Brigade Al Qassam menjadi mulia di mata dunia dan insya Allah juga mulia di mata Allah SWT. ***