hukum-kriminal

Detik-Detik Ayah Elius Tahan Tangis Saksikan 41 Adegan Rekonstruksi, Emosi Keluarga Meledak

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:18 WIB
Rekonstruksi kasus kematian Elius Sonda di Toraja Utara diwarnai kesedihan ayah korban dan kericuhan keluarga usai 41 adegan diperagakan. (Dok.Threads@lambegosip)

Inti berita:

• Tangis keluarga korban pecah saat rekonstruksi kasus Elius Sonda.

• Polisi harus membentuk barikade setelah kerabat korban berusaha menyerang tiga tersangka 

 

METROSELEBES.com, TORAJA UTARA – Tatapan seorang ayah tertuju ke halaman belakang Mapolres Toraja Utara, Senin (10/8/2026). Di tempat itu, ia harus menyaksikan kembali rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian putranya, Elius Sonda Randanan (19).

Rekonstruksi kasus tersebut digelar dengan pengamanan ketat di Mapolres Toraja Utara, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon. Polisi memindahkan lokasi reka adegan ke markas komando untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Sebanyak 41 adegan diperagakan dalam rekonstruksi yang melibatkan tiga tersangka berinisial NT (29), YS (23), dan HP (22).

Baca juga: "Mangka Mi Ku Tobo": Ucapan Tersangka Saat Rekonstruksi Picu Amarah Keluarga Korban, Polisi Amankan Tiga Tersangka 

Bagi keluarga korban, setiap adegan menjadi momen berat. Sang ayah terlihat menahan kesedihan ketika para tersangka memperagakan rangkaian peristiwa yang menewaskan Elius. Ketegangan semakin terasa ketika reka adegan memasuki bagian penikaman terhadap pemeran pengganti korban.

Situasi Mendadak Berubah 

Rekonstruksi kasus penikaman di Toraja Utara panas usai ucapan salah satu tersangka picu emosi keluarga korban, polisi amankan 3 tersangka. (Dok.Instagram@rakyat sulsel)

Situasi kemudian berubah menjadi ricuh setelah rekonstruksi berakhir. Sejumlah keluarga dan kerabat korban yang sejak awal mengikuti proses tersebut menerobos barikade pengamanan dan berusaha menyerang para tersangka. Mereka juga terdengar meneriakkan tuntutan agar para pelaku mendapat hukuman berat.

Baca juga: Pasien RS Awal Bros Botania Batam Meninggal Dunia Setelah 14 Hari Koma, Keluarga Tempuh Jalur Hukum 

"Kami emosi lantaran seorang tersangka mengeluarkan kata provokatif, kami sudah bersabar dari tadi menyaksikan kulakukan para tersangka," ujar keluarga korban di lokasi.

Polisi segera membentuk barikade untuk mengamankan ketiga tersangka dari amukan keluarga korban. Aparat kemudian membawa para tersangka menjauh dari kerumunan hingga situasi kembali terkendali. Rekonstruksi sendiri tetap menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memperjelas rangkaian peristiwa berdasarkan keterangan dan bukti yang telah dikumpulkan penyidik.

Baca juga: Misteri Kematian Sutrimo Mengarah ke Banyak Spekulasi, Nama Haji Isam Ikut Terseret?

Halaman:

Tags

Terkini