Inti berita:
• Sopir tronton ditahan setelah polisi mendalami kecelakaan maut alumni Untad.
• Sedangkan keluarga menolak restorative justice dan meminta proses hukum berjalan transparan.
METROSELEBES.com, CIREBON — Perkara kecelakaan maut yang menyebabkan kematian Nur Syfa Husni Andika (23), alumnus berprestasi Universitas Tadulako (Untad), memasuki babak baru. Setelah mendalami rekaman CCTV dan bukti lain, Satlantas Polresta Cirebon melakukan penahanan terhadap sopir dump truck tronton yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo membenarkan perkembangan tersebut. Menurutnya, penyidik telah mengambil langkah hukum berupa penahanan terhadap sopir yang bersangkutan sebagai bagian dari proses penanganan perkara.
Baca juga: CCTV Bongkar Kejanggalan Kecelakaan Nur Syfa di Cirebon, Alumni Terbaik Untad Angkatan 2020
“Perkembangannya ada penahanan, itu sekarang penahanan sopirnya,” kata Yudha singkat saat ditanya awak media.
Penahanan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan pendalaman terhadap perkara, termasuk menelusuri rekaman CCTV yang menjadi salah satu bukti penting dalam mengungkap rangkaian kecelakaan. Proses penyidikan selanjutnya akan menentukan konstruksi perkara berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh penyidik.
Keluarga Pilih Jalur Hukum
Sementara itu, keluarga Nur Syfa menyatakan menolak penyelesaian perkara melalui mediasi, rekonsiliasi maupun restorative justice. Melalui kuasa hukumnya, keluarga meminta kasus tersebut diproses secara transparan hingga pengadilan dan tidak berhenti pada kesepakatan damai di luar proses hukum.
Baca juga: "Antrean BBM 7 Km" di Gerbang BTP Makassar Bikin Heboh, Warga Bongkar Fakta di Balik Video Drone
Keluarga juga meminta hak-hak materiil yang berkaitan dengan perkara diselesaikan melalui mekanisme hukum formal. Mereka berharap proses tersebut sekaligus menghentikan asumsi yang menyudutkan korban dan memastikan nama baik Nur Syfa tetap terjaga.
Artikel Terkait
Urai Antrean Horor Tengah Malam, 25 SPBU di Makassar Kini Resmi Buka 24 Jam Nonstop!
Subsidi BBM dan Elpiji Bakal Dirombak Total, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Bansos Digital
Dana Nasabah BTN Viral Disorot Shabrina Adfi, Sebut Rp17 Miliar Belum Dikembalikan, BTN Buka Suara
Jinakkan Lintasan Licin Misano, Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP 2026, Bagnaia Merana
Antrean BBM 7 Km di Gerbang BTP Makassar Bikin Heboh, Warga Bongkar Fakta di Balik Video Drone