Dua Dekade KKLT, Diaspora Luwu Timur Didorong Naik Kelas Jadi Kekuatan Pembangunan

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:01 WIB
Milad ke-20 KKLT menjadi momentum mendorong diaspora Luwu Timur memperkuat kontribusi melalui kolaborasi dan jejaring pembangunan daerah. (Dok.KKLT)
Milad ke-20 KKLT menjadi momentum mendorong diaspora Luwu Timur memperkuat kontribusi melalui kolaborasi dan jejaring pembangunan daerah. (Dok.KKLT)

Inti berita:

• KKLT memasuki usia 20 tahun dengan dorongan agar jejaring diaspora tidak hanya menjaga silaturahmi sesama anggota.

• Diharapkan juga mengambil peran strategis dalam pembangunan Luwu Timur melalui kolaborasi lintas sektor.

 

METROSELEBES.com, MAKASSAR — Dua puluh tahun bukan sekadar angka bagi Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT). Di usia tersebut, organisasi masyarakat perantauan asal Bumi Batara Guru itu mulai didorong mengubah kekuatan silaturahmi menjadi kontribusi yang lebih nyata bagi daerah asal.

Gagasan itu mengemuka dalam Milad ke-20 KKLT di Cafe Dawai, Tamalanrea, Makassar, Sabtu (15/8/2026). Forum yang semula menjadi ruang perayaan dua dekade organisasi berkembang menjadi dialog tentang bagaimana diaspora dapat mengambil bagian dalam menjawab tantangan pembangunan Luwu Timur.

Baca juga: Update Gempa NTT M7,7: 47 Orang Meninggal, 346 Rumah Rusak dan Data Korban Masih Potensi Bertambah 

Ketua Umum KKLT Dr. dr. Abdul Rahman Rauf, Sp.OG (K) mengatakan perjalanan dua dekade organisasi tidak selalu berjalan mudah. Namun, ia berharap kepengurusan dan seluruh anggota mampu menjaga amanah sekaligus memperluas manfaat KKLT. “Tak terasa KKLT telah berusia 20 tahun, dua dekade organisasi ini berjalan dengan semua suka dukanya. Semoga kami dapat menuntaskan amanah ini dengan baik,” ujarnya.

PT. Vale Indonesia Hadir di Milad

FOTO: Tampak pembicara di Milad ke-20 KKLT di Kafe Dawai, Tamalanrea, Makassar, Sabtu, 15/8. (Dok. KKLT)
FOTO: Tampak pembicara di Milad ke-20 KKLT di Kafe Dawai, Tamalanrea, Makassar, Sabtu, 15/8. (Dok. KKLT)

Dari sisi dunia usaha, Senior Coordinator Sustaining & Growth Project PT Vale Indonesia Tbk, La Ode Muhammad Ichman, mengingatkan bahwa pembangunan Luwu Timur tidak cukup hanya bertumpu pada investasi dan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia, kohesi sosial dan keberlanjutan lingkungan harus berjalan beriringan agar pembangunan memiliki fondasi yang kuat.

Baca juga: Mahasiswa Papua di Makassar Terlibat Bentrok di Jalan Sultan Alauddin, Sempat Terjadi Saling Lempar Batu 

“Kalau kita bicara tentang masa depan Luwu Timur, kita tidak bisa hanya melihat satu dimensi. Ada ekonomi, ada human capital, ada social cohesion, dan tentu saja lingkungan. Keempatnya harus bergerak bersama,” kata Ichman dalam dialog bertema “Dua Dekade Kebersamaan: Menguatkan Silaturahmi, Melanjutkan Kontribusi, Membangun Luwu Timur yang Lebih Maju dan Sejahtera.”

Di titik inilah posisi KKLT dinilai memiliki peluang strategis. Para anggotanya tersebar di berbagai daerah dengan latar belakang profesi, pengalaman, keahlian dan jejaring yang beragam. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui pendidikan, peningkatan kompetensi, magang, riset, investasi, pendampingan maupun penguatan jejaring profesional. Di sisi lain, akademisi, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat tetap memiliki peran penting sehingga kontribusi diaspora tidak berjalan sendiri.

Baca juga: Hasil Visum DJ Anggun Maharani Ungkap Luka Benda Tumpul, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X