Hati Sebagai Raja: Memahami Peran Sentralnya dalam Kehidupan Manusia, Agar Hati Menjadi Tenang

photo author
Hud Assagaf, Metro Selebes
- Selasa, 14 November 2023 | 07:25 WIB
Rajin berdzikir demi ketenangan hati (anto)
Rajin berdzikir demi ketenangan hati (anto)

MetroSelebes - Dalam tradisi Islam, hati diibaratkan sebagai raja yang memiliki kuasa penuh dalam memberikan perintah pada anggota tubuh lain.

Sabda Rasulullah Saw menyatakan, "Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad.

Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati" (HR. Bukhari).

Baca Juga: Wow!, OPPO Find X5 Pro 5G: Keajaiban Processor MariSilicon X untuk Kamera Mumpuni, dengan fast wireless charging hingga 50Watt

Mengingat begitu pentingnya peran hati dalam diri manusia, perlu adanya upaya untuk merawat stabilitas hati agar tetap tenang.

Syaikh Nawawi Al-Bantani menunjukkan bahwa hati yang dilanda kebingungan atau kegalauan dapat diatasi dengan tiga hal.

Dalam kitab Nashaihul Ibad, beliau mengutip qaul sebagian ahli hikmah, yang dikenal sebagai "dokter hati."berikut beberapa cara menangkan hati :

Baca Juga: Xiaomi 12: Pengalaman Menggunakan Flagship Terjangkau dengan Desain Layar Inovatif Dan Punya Baterai 4500 mAh mampu bertahan sepanjang hari

Pertama berdzikir atau mengingat Allah menjadi obat utama dalam mengusir kebingungan atau kegalauan yang menerpa hati.

Firman Allah dalam Surat Ar-Ra'd: Ayat 28 menggarisbawahi pentingnya dzikir dalam menenangkan hati.

Syaikh Nawawi memberikan kebebasan dalam memilih bacaan dzikir, termasuk doa kepada Allah.

 Contoh dzikir yang dianjurkan:

لَا إلهَ إلَّا اللهُ، وَلاَ حَوْلَ ولا قوَّةَ إلَّا بِاللهِ

"Lâ ilâha illallâhu, wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billah."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hud Assagaf

Tags

Rekomendasi

Terkini

X