Imbas Krisis Energi dan Antrean BBM, Disdik Sulsel Resmi Terapkan Sekolah Daring SMA/SMK Mulai 14-18 September 2026

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Minggu, 13 September 2026 | 09:42 WIB
FOTO: Tampak Kadisdik Sulsel, Drs. H.A. Nadjamuddin Iqbal (kiri) dan SE (kanan). Disdik Sulsel menerapkan sekolah daring bagi SMA, SMK, dan SLB pada 14–18 September 2026 imbas krisis energi dan antrean BBM. (Dok. Instagram@Disdik Sulsel)
FOTO: Tampak Kadisdik Sulsel, Drs. H.A. Nadjamuddin Iqbal (kiri) dan SE (kanan). Disdik Sulsel menerapkan sekolah daring bagi SMA, SMK, dan SLB pada 14–18 September 2026 imbas krisis energi dan antrean BBM. (Dok. Instagram@Disdik Sulsel)

Inti berita:

Disdik Sulsel resmi memberlakukan pembelajaran daring bagi SMA, SMK, dan SLB pada 14–18 September 2026 untuk mengurangi mobilitas di tengah krisis energi dan antrean BBM.

 

METROSELEBES.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah antisipatif merespons kondisi distribusi energi yang belakangan terganggu, ditandai antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Pemprov resmi menginstruksikan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring bagi satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB di wilayah Sulawesi Selatan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4/8413/DISDIK yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, pada Sabtu (12/9/2026). PJJ dijadwalkan berlangsung mulai Senin (14/9/2026) hingga Jumat (18/9/2026).

Baca juga: "Antrean BBM 7 Km" di Gerbang BTP Makassar Bikin Heboh, Warga Bongkar Fakta di Balik Video Drone 

Dikonfirmasi MetroSelebes.com, Iqbal Nadjamuddin membenarkan pemberlakuan pembelajaran daring tersebut. Konfirmasi disampaikan pada Ahad (13/9/2026).

"Benar, berlaku pembelajaran daring mulai besok, 14-18 September," ujar Iqbal kepada MetroSelebes.com melalui nomor WhatsAppnya, Ahad (13/9/2026).

Distribusi MBG Disesuaikan 

FOTO: Tampak suasana penyusunan MBG di SMAN 23 Makassar sebelum dibagi ke siswa. (Dok.Metroselebes.com/Key)
FOTO: Tampak suasana penyusunan MBG di SMAN 23 Makassar sebelum dibagi ke siswa. (Dok.Metroselebes.com/Key)

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi lalu lintas yang terdampak antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Situasi tersebut disebut berkaitan dengan kendala distribusi BBM bersubsidi, yang bersamaan dengan persoalan pasokan LPG 3 kilogram serta pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah.

Baca juga: Subsidi BBM dan LPG Bakal Dirombak Total,  50 Juta Warga Disiapkan Terima Bansos Digital Berbasis Rekening 

Dalam surat edaran tersebut, kebijakan PJJ disebut sebagai langkah antisipatif untuk mengurangi mobilitas masyarakat di jalan raya sekaligus menjaga kenyamanan, kelancaran, dan keselamatan siswa serta tenaga pendidik di tengah kendala transportasi.

Meski kegiatan belajar dialihkan dari sekolah ke rumah, Disdik Sulsel menegaskan pemenuhan hak belajar peserta didik tetap harus berjalan secara optimal melalui pembelajaran daring.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X