Survei tersebut dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi.
Baca juga: Elektabilitas Bukan Jaminan, Survei CELIOS Ungkap Tantangan Prabowo Menuju Pilpres 2029
PPI menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,83 persen. Angka-angka ini merupakan gambaran opini responden dalam periode survei, bukan penilaian mutlak seluruh masyarakat Indonesia.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo masih berada di atas 60 persen. Namun, angka ketidakpuasan yang mencapai 32,5 persen terhadap pemerintah secara umum tetap menjadi catatan penting.
Survei ini tidak dengan sendirinya menjelaskan alasan di balik penilaian responden, sehingga faktor yang mendorong kepuasan maupun kritik publik perlu dilihat melalui data dan evaluasi kebijakan lainnya. (*)
(Ris/Tif)