parlemen

Ojol Kecewa Ditinggal Pulang AMPB Usai Demo DPR, Massa Pati Akhirnya Minta Maaf

Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:19 WIB
Tampak massa AMPB saat orasi di depan DPR. Ojol kecewa usai AMPB meninggalkan Jakarta pasca audiensi DPR. Massa Pati akhirnya menyampaikan permintaan maaf, beri alasan kepulangannya. (Dok.Threads@tugapenaindonesia)

Inti berita:

• Relawan ojol kecewa karena AMPB meninggalkan Jakarta setelah audiensi DPR tanpa koordinasi.

• AMPB kemudian meminta maaf dan menyebut massa ditarik demi mencegah situasi semakin tidak kondusif.

 

METROSELEBES.com, JAKARTA – Ketika sebagian massa aksi mulai meninggalkan kawasan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026), kekecewaan justru muncul dari barisan yang sebelumnya ikut mengawal mereka. Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) Jabodetabek mengaku merasa ditinggalkan setelah rombongan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memilih meninggalkan Jakarta usai audiensi dengan pimpinan DPR RI.

Perasaan kecewa itu disuarakan relawan ojol, Melva Pardede. Ia mempertanyakan keputusan massa AMPB yang pulang lebih dulu tanpa berkoordinasi dengan para pengemudi ojol yang sebelumnya ikut membantu mengawal rombongan serta mendukung kebutuhan logistik selama berada di Jakarta.

Baca juga: Bentrokan Pecah di Pejompongan, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Massa

“Balik duluan tanpa ada rasa terima kasih buat para driver ojol. Kalian luar biasa. Hanya karena rupiah kalian tinggalkan kami di sini,” kata Melva di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026).

Kekecewaan Melva bahkan berkembang menjadi permintaan agar AMPB memberikan penjelasan dan meminta maaf. Ia menyebut para relawan telah memberikan dukungan kepada massa Pati selama aksi berlangsung. Melva juga sempat meminta AMPB tidak kembali ke Jakarta jika persoalan tersebut belum diselesaikan.

Baca juga: Siapa Penunggang di Balik Demo 27 Agustus? Polisi Amankan 65 Orang dan Sita 201 Botol Molotov 

“Saudaraku Pati, kami warga Jakarta merasa diberakin oleh kalian, kalian main pulang saja setelah dari dalam,” ujarnya. Para relawan kemudian memberikan tenggat waktu 1x24 jam kepada AMPB untuk menyampaikan permintaan maaf.

Desakan tersebut akhirnya mendapat respons. Anggota aktif AMPB Paijan Jawi alias Sutikno menyampaikan permintaan maaf kepada para pengemudi ojol dan meminta persoalan itu tidak berkembang menjadi konflik. Ia mengatakan pihaknya tetap menghargai bantuan para ojol yang telah mengawal perjalanan rombongan AMPB selama di Jakarta.

Baca juga: Temui Pendemo, Dasco Teken Komitmen Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan 15 Desember

“Kalian saudara kami, mohon maaf, terima kasih. Kalau ada kekebangan, warga Pati, kami minta maaf,” kata Paijan dalam video yang beredar.

Halaman:

Tags

Terkini