MILAN,METROSELEBES.COM-Ferrari kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan Amalfi, sebuah coupe bertenaga bensin yang memadukan performa tinggi dengan desain elegan khas pabrikan mobil mewah asal Italia tersebut. Peluncuran ini dilakukan menjelang debut mobil listrik pertama Ferrari yang dijadwalkan dimulai pada Oktober mendatang. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (01/07/2025).
Amalfi hadir sebagai penerus dan penyempurna Ferrari Roma yang diluncurkan pada 2019. Mobil bermesin V8 berkapasitas 3,85 liter ini menempati segmen entry-level Ferrari dan diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 640 tenaga kuda, dengan kecepatan maksimum mencapai 320 kilometer per jam. Performa tersebut sepenuhnya ditopang oleh mesin pembakaran internal, tanpa bantuan teknologi elektrifikasi.
Desain eksterior Amalfi mempertahankan dimensi serupa dengan Roma, namun menampilkan tampilan depan baru yang lebih agresif. Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan spoiler aktif terintegrasi di bagian belakang untuk menambah stabilitas saat melaju dalam kecepatan tinggi. Seperti pendahulunya, Amalfi adalah coupe konfigurasi 2+, dengan dua kursi tambahan kecil di bagian belakang.
Baca Juga: Naik Pangkat, Naik Tanggung Jawab: 35 Personel Polres Bangkep Diingatkan Arti Sebuah Pangkat
“Amalfi adalah mobil sport sejati khas Ferrari, tidak hanya dari sisi performa dan teknologi, tetapi juga dari sisi kesenangan berkendara,” ujar Enrico Galliera, Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari. “Namun, ia juga memiliki jiwa yang sangat elegan—pengalaman mengemudinya tidak seekstrem model lain, tetapi tetap menyenangkan dan cocok digunakan dalam berbagai kondisi berkendara.”
Peluncuran Amalfi dilakukan hanya dua bulan setelah Ferrari memperkenalkan model hybrid 296 Speciale dan versi konvertibelnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transisi Ferrari menuju elektrifikasi, dengan tetap mempertahankan model bermesin bensin dan hybrid sebagai pilihan utama sementara menunggu kesiapan pasar kendaraan listrik mewah berkinerja tinggi.
Baca Juga: Trump Ancam Potong Subsidi untuk Tesla dan SpaceX, Hubungan dengan Elon Musk Memanas
Ferrari menargetkan mulai mengungkapkan model EV pertamanya dalam proses tiga tahap mulai Oktober tahun ini, dengan peluncuran global dijadwalkan musim semi 2026. Namun, model EV kedua yang ditujukan untuk pasar yang lebih luas kemungkinan besar tidak akan hadir sebelum 2028, mengingat rendahnya permintaan global terhadap mobil listrik mewah berperforma tinggi, menurut sumber internal perusahaan.
Harga awal Ferrari Amalfi ditetapkan sebesar 240.000 euro (sekitar 281.000 dolar AS), dengan pengiriman pertama ke pelanggan di Eropa direncanakan pada kuartal pertama 2026. Sementara itu, pelanggan di Amerika Serikat harus menunggu antara tiga hingga enam bulan lebih lama, dengan harga lebih tinggi akibat bea impor.
Baca Juga: Penjualan Tesla Terus Menurun, Dampak Politik Elon Musk dan Persaingan Ketat Jadi Sorotan