otomotif

Penjualan Tesla Terus Menurun, Dampak Politik Elon Musk dan Persaingan Ketat Jadi Sorotan

Selasa, 1 Juli 2025 | 23:59 WIB
Kendaraan listrik Tesla terlihat di salah satu pusat pengiriman perusahaan di Valenton, dekat Paris, Prancis, pada 24 April 2025. Source FOTO: REUTERS

“Banyak analis mengira kuartal ini akan naik karena Model Y baru,” ujar Ross Gerber, CEO Gerber Kawasaki Wealth and Investment Management, salah satu investor Tesla. “Namun menurut saya, Model Y terbaru tidak jauh berbeda dari versi sebelumnya — jadi konsumen tidak terlalu antusias.”

 

Kontroversi Politik dan Persaingan Tiongkok Jadi Beban

 

Selain persoalan produk, citra Elon Musk di mata publik juga dinilai turut memengaruhi permintaan. Sejumlah calon pembeli disebut batal membeli Tesla karena kecewa dengan dukungan terbuka Musk terhadap politik sayap kanan di Eropa serta keterlibatannya dalam pemerintahan Presiden AS Donald Trump, khususnya terkait kebijakan pemangkasan anggaran federal.

Baca Juga: Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Polri untuk Rakyat

Dampaknya terasa nyata di pasar Eropa, di mana Tesla mencatat penurunan penjualan selama lima bulan berturut-turut, termasuk anjlok 27,9% pada Mei, menurut data Asosiasi Produsen Mobil Eropa. Di Tiongkok, pangsa pasar Tesla juga menyusut menjadi 7,6% pada lima bulan pertama 2025, turun dari 10% pada 2024 dan jauh dari puncak 15% di 2020.

 

Keberhasilan produsen Tiongkok seperti Xiaomi yang baru meluncurkan SUV YU7 dengan permintaan tinggi menambah tekanan bagi Tesla, yang kemungkinan harus menurunkan harga untuk bersaing.

Baca Juga: Ahmad Dhani Tuding Maia Estianty Sebar Fitnah, Bela Mulan Jameela Lewat Kompilasi Video YouTube

“Penurunan di Eropa dan persaingan makin sengit di Tiongkok jadi tantangan besar bagi Tesla ke depan,” ujar Sam Fiorani dari AutoForecast Solutions.

 

Harapan pada Model Baru dan Robotaxi

 

Untuk memenuhi target pertumbuhan tahun ini, Tesla harus mengirimkan lebih dari 1 juta unit kendaraan pada paruh kedua 2025 — jumlah yang sangat ambisius dan belum pernah tercapai sebelumnya. Beberapa harapan tertumpu pada model baru yang lebih murah, yang diyakini merupakan versi hemat dari Model Y. Produksi direncanakan mulai akhir Juni, meski laporan Reuters pada April menyebut ada kemungkinan penundaan beberapa bulan.

Halaman:

Tags

Terkini